<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505</id><updated>2012-02-15T10:12:47.719-08:00</updated><category term='Ibu'/><category term='Anjing'/><category term='Dermawan'/><category term='Hachiko'/><category term='Kebencian'/><category term='Balas Budi Orang Tua'/><category term='Ayah'/><category term='Kesabaran'/><category term='Impian'/><category term='Kemurahan Hati'/><category term='Kasih Sayang'/><category term='Sumbangan'/><category term='PELAJARAN'/><category term='Kekerasan Anak'/><category term='Menyentuh'/><category term='Anak Cacat Mental'/><category term='Penilaian'/><category term='Pengemis'/><category term='Tukang Becak'/><category term='Surat Nasehat'/><category term='Kisah'/><category term='Anak Anjing'/><category term='Pengorbanan'/><category term='Kisah Cinta'/><category term='Artis Vegetarian'/><category term='Anak Kanker'/><category term='Panti Asuhan'/><category term='Indonesia'/><category term='Whitney Houston'/><category term='Ditinggal'/><category term='Orangtua'/><category term='Anak'/><category term='Merawat'/><category term='Kerelaan Memaafkan'/><category term='Kejahatan Anak'/><category term='Filosofi Hidup'/><category term='Hikmah'/><category term='Orang Luar Biasa'/><category term='Orang Catat'/><category term='Pohon Apel'/><category term='Kesetiaan'/><category term='Orang Mulia'/><category term='Pilih Kasih'/><category term='Berdana'/><title type='text'>PSIKOLOGI CINTA KASIH</title><subtitle type='html'>@ ACCURATE HEALTH CENTER (KONSULTASI PSIKOLOGI &amp;amp; AKUPUNKTUR &amp;amp; REFLEKSIOLOGI)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-5691090692451869441</id><published>2012-02-15T10:12:00.001-08:00</published><updated>2012-02-15T10:12:47.760-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Whitney Houston'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Filosofi Hidup'/><title type='text'>7 Ucapan Terbaik Whitney Houston</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-z48gXc3zEQM/Tzv1LTKT6NI/AAAAAAAAGkM/XMA3iNdZqQc/s1600/0-0000000000000000wh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 192px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-z48gXc3zEQM/Tzv1LTKT6NI/AAAAAAAAGkM/XMA3iNdZqQc/s320/0-0000000000000000wh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5709426527093123282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Dalam  berbagai kesempatan Whitney Houston mengungkapkan  pendapatnya.  Sebagian sangat pribadi, ada yang inspiratif, tak sedikit  juga yang  "mengerikan". Berikut 7 di antaranya.&lt;/strong&gt; &lt;p&gt; 1. Sejak awal, kamera dan saya itu bersahabat. Ia mencintai saya dan saya mencintainya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; 2. Tuhan memberi saya suara untuk menyanyi, dan ketika Anda memilikinya, apakah ada tipu muslihat di sana? &lt;/p&gt; &lt;p&gt;  3. Saya percaya bahwa anak-anak adalah masa depan kita. Ajari mereka   dengan baik dan biarkan mereka memilih jalannya sendiri. Tunjukkan pada   mereka hal-hal terindah yang mereka miliki di dalam dirinya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;  4. Saya sudah putuskan sejak dulu bahwa saya tidak akan mau berjalan di   belakang bayangan siapa pun. Jika saya gagal atau jika saya sukses   setidaknya itu adalah yang saya lakukan dan saya percayai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; 5.  Akhirnya saya menghadapi kenyataan bahwa tak memiliki teman itu bukan   kejahatan. Menjalani hidup sendirian berarti Anda memiliki sedikit   masalah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; 6. Saya suka menjadi perempuan bahkan saat berada di  dunia laki-laki.  Laki-laki tak bisa menggunakan gaun, tetapi kita  (perempuan) bisa  menggunakan celana panjang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; 7. 'Setan'  terbesar itu (ada di diri) saya. Saya tak lagi bisa  membedakan  (narkotika) sebagai sahabat baik saya atau pun musuh terbesar  saya. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-5691090692451869441?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/5691090692451869441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2012/02/7-ucapan-terbaik-whitney-houston.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/5691090692451869441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/5691090692451869441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2012/02/7-ucapan-terbaik-whitney-houston.html' title='7 Ucapan Terbaik Whitney Houston'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-z48gXc3zEQM/Tzv1LTKT6NI/AAAAAAAAGkM/XMA3iNdZqQc/s72-c/0-0000000000000000wh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-2158186967235685943</id><published>2011-12-29T09:31:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T09:33:01.850-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hikmah'/><title type='text'>Ada Hikmah pada Segala Peristiwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/--HIGn6Cdeos/TvykJZFkRBI/AAAAAAAAFsw/aOOCe4VEyxY/s1600/4091808445_0cef4752ca.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--HIGn6Cdeos/TvykJZFkRBI/AAAAAAAAFsw/aOOCe4VEyxY/s320/4091808445_0cef4752ca.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691604510349476882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu ketika, ada sebuah kapal yang tenggelam diterjang badai.&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Semuanya porak poranda. Tak ada awak yang tersisa, kecuali satu orang  pria yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum  berpihak pada pria ini. Dia terdampar pada sebuah pulau kecil tak  berpenghuni, sendiri, dan tak punya bekal makanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia terus berharap agar kamma baik berbuah dalam bentuk keselamatan.   Setiap saat, dipandangnya ke penjuru cakrawala, mengharap ada kapal  yang datang merapat. Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada  kapal yang mau melewatinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lama kemudian, pria ini pun lelah untuk berharap. Lalu, untuk  menghangatkan badan, ia membuat perapian, sambil mencari kayu dan  pelepah nyiur untuk tempatnya beristirahat. Dibuatnya rumah-rumahan,  sekedar tempat untuk melepas lelah. Disusunnya semua nyiur dengan  cermat, agar bangunan itu kokoh dan dapat bertahan lama.&lt;span id="more-10292"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keesokan harinya, pria malang ini mencari makanan. Dicarinya  buah-buahan untuk penganjal perutnya yang lapar. Semua pelosok  dijelajahi, hingga kemudian, ia kembali ke gubuknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ia terkejut. Semuanya telah hangus terbakar, rata dengan  tanah, hampir tak bersisa. Gubuk itu terbakar, karena perapian yang lupa  dipadamkannya. Asap membubung tinggi, dan hilanglah semua kerja  kerasnya semalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria ini berteriak marah dan menyesali kamma buruknya yang berbuah bertubi-tubi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa harus semua kamma buruk berbuah dalam satu waktu yang hampir bersamaan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba.terdengar peluit yang ditiup. Tuittt..tuuitttt. Ternyata  ada sebuah kapal yang datang. Kapal itu mendekati pantai, dan turunlah  beberapa orang menghampiri pria yang sedang menangisi gubuknya ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria ini kembali terkejut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia lalu bertanya: “Bagaimana kalian bisa tahu kalau aku ada disini ?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka menjawab : “Kami melihat simbol asapmu.”&lt;/p&gt;Teman, sangat mudah memang bagi kita, untuk  marah, kecewa dan menyesal saat musibah itu tiba. Nestapa yang kita  terima, tampak akan begitu berat, saat terjadi dan berulang-ulang. &lt;p&gt;Kita memang bisa memilih untuk marah, mengumpat, dan terus mengeluh.  Namun, teman, agaknya kita tak boleh kehilangan semangat dan  kebijaksanaan  kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SUATU MUSIBAH, PASTI ADA HIKMAHNYA&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan teman, ingatlah, saat ada asap dan api yang membubung dan membakar dalam batinmu, jangan kecil hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sesali semua itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan hilangkan perasaan sabar dari dalam batinmu. Sebab, bisa jadi,  itu semua adalah sebagai tanda dan simbol bagi orang lain untuk datang  padamu, dan mau menolongmu. Sebab, untuk semua hal buruk yang kita  pikirkan,  pengendalian pikiran serta kebijaksanaan dapat menjadi awal  penyelesaian masalah secara membahagiakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan hilangkan harapan, semangat dan kebijaksanaan  itu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-2158186967235685943?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/2158186967235685943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/12/ada-hikmah-pada-segala-peristiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/2158186967235685943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/2158186967235685943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/12/ada-hikmah-pada-segala-peristiwa.html' title='Ada Hikmah pada Segala Peristiwa'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--HIGn6Cdeos/TvykJZFkRBI/AAAAAAAAFsw/aOOCe4VEyxY/s72-c/4091808445_0cef4752ca.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-4540715611642615553</id><published>2011-12-29T09:25:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T09:27:30.520-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penilaian'/><title type='text'>Jangan Terlalu Cepat Menilai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-sgnzop5wsJ8/TvyivTriSkI/AAAAAAAAFsk/U84_4o_SvPg/s1600/4474860309_aa6bda58f2.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 290px; height: 259px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-sgnzop5wsJ8/TvyivTriSkI/AAAAAAAAFsk/U84_4o_SvPg/s320/4474860309_aa6bda58f2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691602962709891650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang dokter yang sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi…&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Ayah dari anak yang akan dioperasi menghampirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa lama sekali Anda sampai ke sini? Apa Anda tidak tau, nyawa  anak saya terancam jika tidak segera di operasi?”, labrak si ayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokter itu tersenyum, “Maaf, saya sedang tidak di RS tadi, tapi saya secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu ia menuju ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan  senyuman di wajahnya. “Syukurlah, keadaan anak Anda kini sudah stabil.”&lt;span id="more-10323"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata “Suster akan membantu Anda jika ada yang ingin Anda tanyakan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokter tersebut berlalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kenapa dokter itu angkuh sekali? Dia kan sepatutnya memberikan  penjelasan mengenai keadaan anak saya!”, protes sang ayah berkata kepada  suster.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil meneteskan airmata suster menjawab: “Anak dokter tersebut  meninggal dalam kecelakaan kemarin sore. Ia sedang menguburkan anaknya  saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak Anda.  Sekarang  anak Anda telah selamat, ia bisa kembali berkabung.”&lt;/p&gt;JANGAN PERNAH TERBURU-BURU MENILAI SESEORANG.&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Berusahalah untuk selalu maklumi orang-orang yang berada di sekeliling  kita yang mungkin menyimpan cerita kehidupan yang tidak bisa kita  bayangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada air mata dibalik setiap senyuman…&lt;br /&gt;Ada kasih sayang dibalik setiap amarah…&lt;br /&gt;Ada pengorbanan dibalik setiap ketidakpedulian…&lt;br /&gt;Ada harapan dibalik setiap kesakitan…&lt;br /&gt;Ada kekecewaan dibalik setiap derai tawa…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga illustrasi kehidupan ini bermanfaat agar kita menjadi manusia  dengan rasa maklum yang semakin luas dan selalu bersyukur atas buah  kamma baik yang telah dirasakan dalam kehidupan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;INGAT, kita bukan satu-satunya manusia dengan segudang masalah…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersenyumlah ..&lt;br /&gt;Senyum mampu membasuh setiap luka batin …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maafkanlah…&lt;br /&gt;Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit dalam batin …&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbahagialah.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-4540715611642615553?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/4540715611642615553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/12/jangan-terlalu-cepat-menilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/4540715611642615553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/4540715611642615553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/12/jangan-terlalu-cepat-menilai.html' title='Jangan Terlalu Cepat Menilai'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-sgnzop5wsJ8/TvyivTriSkI/AAAAAAAAFsk/U84_4o_SvPg/s72-c/4474860309_aa6bda58f2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-1589638303376860184</id><published>2011-12-06T07:58:00.000-08:00</published><updated>2011-12-29T09:16:48.607-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artis Vegetarian'/><title type='text'>5 Selebritas Cantik Vegetarian Indonesia</title><content type='html'>Gaya hidup vegetarian semakin banyak  diminati orang belakangan ini. Selain menyehatkan, pola makan seorang  vegetarian ternyata juga ramah lingkungan. Makanan vegetarian yang hanya  terdiri dari produk sayuran dan buah-buahan amat ramah lingkungan dan  tidak meninggalkan jejak karbon seperti pada makanan yang diproduksi  dari hewan ternak. Benarkah demikian? Berikut uniknya.com merangkum 5  artis cantik dari Indonesia yang setia dengan gaya hidup vegetarian dan  terbukti tetap sehat dan tampil menawan: &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1.      &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Nadya Hutagalung&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Green is sexy&lt;/em&gt;! Begitulah  kira-kira gambaran tentang perempuan cantik blasteran Batak – Australia  ini. Sebagai seorang model, desainer perhiasan ekosentris, dan mantan VJ  MTV pelopor yang terkenal, Nadya Hutagalung tahu betul bagaimana cara  memanfaatkan kepopulerannya untuk hal yang positif. Ia adalah seorang  aktivis lingkungan yang menganut gaya hidup vegetarian. Keinginannya  untuk menjadi seorang vegetarian berawal dari rasa simpatinya melihat  hewan-hewan harus dibunuh demi memuaskan perut manusia. Selain itu,  wanita yang terpilih sebagai salah satu Asia’s Leading Trendmakers oleh  Asiaweek magazine (bersama Dalai Lama, Michelle Yeoh, dan Chow Yun Fatt)  ini juga yakin bahwa gaya hidup vegetarian lebih ramah lingkungan. Ia  memperkenalkan menu vegetarian kepada ketiga anaknya, tetapi tidak  dengan cara memaksa. Ia membuat sayur-sayuran menjadi makanan yang  menarik dan menjelaskan ‘kisah’ di balik makanan yang mereka konsumsi.  Kini ibu tiga anak yang juga duta Earth Hour WWF ini gencar  mengampanyekan gaya hidup hijau lewat situs greenkampong.com yang  membahas perbaikan lingkungan baik dari segi bisnis, fashion, teknologi,  maupun kegiatan sehari-hari.&lt;/p&gt;  &lt;div id="attachment_36553" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"&gt;&lt;strong&gt;2.      &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Dewi ‘Dee’ Lestari&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penyanyi ini dulu ngetop lewat trio  Rida, Sita, Dewi. Kini Ia lebih dikenal sebagai penulis berbakat yang  telah menghasilkan karya-karya hebat seperti Supernova dan Filosofi  Kopi. Jika ada hal patut dikagumi dari Dee, selain tulisannya yang  jenius, hal itu adalah komitmennya pada kelestarian lingkungan. Sudah  sejak lama Dee menjalani gaya hidup hijau mulai dari membuat kompos  alami sendiri sampai dengan memilih untuk menjadi seorang vegetarian.  Kini sudah lebih dari lima tahun Ia berhenti mengkonsumsi daging.  Menurutnya menjadi seorang vegan adalah pangilan hidup. Selain baik  untuk kesehatan, gaya hidup vegetarian diakuinya telah membuat Ia  dibenci oleh segala macam penyakit yang serius, bahkan kuantitasnya  terkena penyakit ringan seperti flu dapat dihitung dengan jari. Alasan  lain Ia menjadi seorang vegetarian adalah karena kecintaannya pada alam.  Menurut Dee dalam sebuah artikelnya, dengan hanya menjalani satu hari  saja menjadi vegetarian dalam seminggu, setahun kita sudah bisa membantu  bumi menghemat: 317.520 liter air, 111 kilogram tanaman biji-bijian,  693 meterpersegi lahan, 58 liter bensin dan 183 kg kotoran ternak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div id="attachment_36554" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"&gt;&lt;p class="wp-caption-text"&gt;&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;3.      &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Nadine Chandrawinata&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Putri Indonesia 2005 ini menjadi  vegetarian sejak berumur 16 tahun. Dengan diimbangi pola hidup sehat dan  olahraga yang teratur, tidak heran jika Nadine memiliki postur tubuh  yang sangat indah. Perempuan yang dikenal sebagai pecinta kehidupan laut  ini mengaku bahwa berhenti mengkonsumsi daging membuat tubuhnya lebih  sehat dan bugar. Ia jadi merasa mempunyai energi yang cukup untuk  kegiatannya yang padat dan terkadang cukup melelahkan. Selain berprofesi  sebagai model dan pemain film, Nadine aktif dalam kampanye melestarikan  kehidupan laut. Lewat hobi menyelamnya Ia mempunyai kesempatan untuk  memberikan penyuluhan kepada masyarakat luas tentang cara sederhana  menjaga ekosistem di laut, misalnya dengan tidak membuang sampah ke  lautan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_36555" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"&gt;&lt;strong&gt;4.      &lt;/strong&gt;Sophia Latjuba&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sophia Latjuba belajar menjadi seorang  vegetarian sejak tahun 2008 lalu. Setelah mengurangi konsumsi daging  secara bertahap Ia merasakan manfaat yang nyata dalam tubuhnya, misalnya  Ia merasa fisiknya lebih sehat dan sangat jarang terkena flu dibanding  dengan anggota keluarganya yang lain. Setelah itu gaya hidup barunya  segera Ia tularkan kepada anak-anaknya, meskipun sebatas mengurangi  konsumsi daging dan menambah banyak sayuran ke dalam menu makanan  keluarganya. Selain fisik yang lebih bugar, Sophia mengaku bahwa kini  jiwanya lebih bahagia karena tidak lagi menjadi bagian dari mata rantai  pembunuhan. Perempuan cantik berwajah &lt;em&gt;bule&lt;/em&gt; ini memang menganggap bahwa penjagalan hewan untuk dikonsumsi manusia merupakan sebuah tindakan yang kejam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;div id="attachment_36556" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"&gt;&lt;strong&gt;5.      &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Dewi Sandra&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perempuan cantik ini terpilih sebagai  salah satu duta produk perawatan kulit tentunya bukan tanpa alasan. Dewi  Sandra memang memiliki kulit yang sehat dan kencang, walaupun tanpa  perawatan yang ribet. Salah satu rahasia kecantikannya tersebut adalah  dengan melakoni gaya hidup sehat dan tidak mengkonsumsi daging. Dewi  Sandra percaya bahwa asupan makanan sangat memengaruhi kondisi tubuh.  Makanan cepat saji tentu saja tidak akan membuat kulit anda mulus,  kandungan vitamin dan serat pada buah dan sayuran lah yang dapat  mewujudkannya. Sejak Agustus 2008 Ia memutuskan untuk menjadi seorang  vegetarian, dan hasilnya sudah terlihat hanya dalam waktu kurang dari  satu bulan. Dewi mengaku kualitas kesehatannya meningkat, terutama  kualitas kecantikan kulitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-1589638303376860184?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/1589638303376860184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/12/5-selebritas-cantik-vegetarian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1589638303376860184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1589638303376860184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/12/5-selebritas-cantik-vegetarian.html' title='5 Selebritas Cantik Vegetarian Indonesia'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-3593867032516440835</id><published>2011-11-22T08:47:00.000-08:00</published><updated>2011-11-22T08:48:45.208-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PELAJARAN'/><title type='text'>Kisah Pelajaran Hari Ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zJAU8VFTHSU/TsvSVDAkjKI/AAAAAAAAFZo/9-_Uxzds1pM/s1600/4727964244_52a78499e9.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 332px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zJAU8VFTHSU/TsvSVDAkjKI/AAAAAAAAFZo/9-_Uxzds1pM/s320/4727964244_52a78499e9.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5677863014257429666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya  sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. &lt;p&gt;Di sampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan  ringan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?”&lt;/em&gt;, tanya si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Oh…  saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya  yang ke-2”&lt;/em&gt;, jawab ibu itu.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Wow, hebat sekali putra ibu”&lt;/em&gt;,  pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda itu merenung.&lt;span id="more-10186"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahunya, pemuda itu melanjutkan  pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi,  putra yang ke-2 ya bu? Bagaimana dengan kakak adik-adiknya?”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Oh ya  tentu”&lt;/em&gt;, si Ibu bercerita:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Anak saya yang ke-3 seorang dokter di  Malang, yang ke-4 kerja di perkebunan di Lampung, yang ke-5 menjadi arsitek di  Jakarta, yang ke-6 menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke-7 menjadi  Dosen di Semarang.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat  baik, dari anak ke-2 sampai ke-7.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Terus bagaimana dengan anak pertama  ibu?”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Anak saya  yang pertama menjadi petani di Godean Jogja, nak”. Dia menggarap sawahnya  sendiri yang tidak terlalu lebar.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda itu segera menyahut,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Maaf ya Bu……kalau ibu agak kecewa ya  dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di  pekerjaannya, sedangkan dia cuma menjadi petani.“&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan tersenyum ibu itu menjawab,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Ooo, tidak, tidak begitu  nak…justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang  membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran Hari Ini :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semua orang di dunia ini  penting.&lt;br /&gt;Bukalah mata dan pikiranmu.&lt;br /&gt;Intinya adalah kita tidak bisa  membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai.&lt;br /&gt;Orang bijak  berbicara,&lt;em&gt; “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA  YANG SUDAH KAMU LAKUKAN.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-3593867032516440835?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/3593867032516440835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/11/kisah-pelajaran-hari-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3593867032516440835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3593867032516440835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/11/kisah-pelajaran-hari-ini.html' title='Kisah Pelajaran Hari Ini'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zJAU8VFTHSU/TsvSVDAkjKI/AAAAAAAAFZo/9-_Uxzds1pM/s72-c/4727964244_52a78499e9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-1765391270414835096</id><published>2011-11-10T09:24:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T09:27:51.517-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Balas Budi Orang Tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kejahatan Anak'/><title type='text'>SEORANG KAKEK DALAM KERANJANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ZmlgVAedbZA/TrwIyqP-ayI/AAAAAAAAFWI/UPsVtZSDu_8/s1600/pasangan-kakek-nenek-ilustrasi-_110624100734-437.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 231px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZmlgVAedbZA/TrwIyqP-ayI/AAAAAAAAFWI/UPsVtZSDu_8/s320/pasangan-kakek-nenek-ilustrasi-_110624100734-437.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673419297007758114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tersebutlah sebuah kisah yang amat terkenal di Asia, yang menceritakan tentang kekejaman seorang lelaki terhadap ayah kandungnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;p&gt; Pada suatu ketika tinggallah sepasang suami isteri muda yang mempunyai seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun. Ayah si suami itu tinggal bersama mereka, ia sudah amat tua, sangat lemah serta sulit untuk berjalan sendiri. Isteri muda itu amat tidak menyukai kehadiran ayah mertuanya di antara mereka. Tetapi suaminya, amat menyayangi ayahnya dan selalu menenangkan isterinya untuk merawat orangtuanya dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada suatu malam, si isteri itu menunggu sampai anak laki-lakinya tidur nyenyak, ia lalu meminta kepada suaminya untuk menyingkirkan ayah mertuanya itu dari rumahnya, apabila suaminya ingin tetap hidup bersamanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suaminya amat sedih dan merasa tidak berdaya menghadapi permintaan isterinya itu. Akhirnya ia menyetujui permintaan isterinya, supaya kehidupan rumah tangganya tidak terganggu lagi oleh ayahnya yang sudah tua renta itu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah yakin anaknya sudah tidur nyenyak, mereka lalu merencanakan bagaimana caranya untuk membuang ayahnya itu. Si isteri berkata : “Besok pagi-pagi sekali, kamu harus katakan kepada ayahmu, bahwa kamu akan membawanya ke tempat ziarah. Taruh saja dia di dalam keranjang besar dan bawa dia ke dalam hutan lebat. Tinggalkan saja di sana, biar dimakan binatang buas, setelah itu cepat-cepat pulang ke rumah.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keesokkan paginya, anak laki-laki itu bangun pagi-pagi sekali. Seperti yang telah direncanakan orangtuanya, si ayah membawa kakeknya yang dimasukkan ke dalam keranjang besar dan pergi keluar. Anak itu lalu bertanya :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ayah, mau dibawa kemana kakekku ini?”&lt;br /&gt;“Anakku, saya akan membawanya pergi berziarah.”&lt;br /&gt;“Baiklah ayah, tetapi jangan lupa ya membawa pulang kembali keranjang besar itu, karena kalau nanti ayah sudah setua kakek, saya akan membawa ayah berziarah juga.”&lt;br /&gt;Kata-kata anak laki-laki itu menyadarkan mereka, pasangan suami isteri muda itu lalu berubah pikiran. Mereka akhirnya merawat orangtua itu dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Cerita ini menyinggung dengan tajam dan tepat nilai-nilai moral pada masa sekarang ini. Di India, pada masa yang lampau, banyak cerita-cerita seperti ini. Dimana perhatian utama adalah ketidak-puasan seorang anak terhadap orangtuanya dan hal ini diperbaiki oleh cucunya. Cerita yang lain tentang hal seperti ini sebagai berikut.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang ayah yang masih muda merencanakan membuang ayahnya yang sudah tua, si ayah dimasukkan ke dalam sebuah kereta. Ia lalu membawanya ke kuburan. Cucunya juga ikut serta. Ketika cucunya melihat ayahnya sedang menggali lubang kuburan untuk mengubur kakeknya, anak kecil itu berkata kepada ayahnya :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;” Ayah, tolong gali sebuah lubang lagi untuk kuburanmu sendiri. Nanti, kalau ayah sudah tua saya tinggal mengubur ayah saja di situ, jadi saya tidak usah repot-repot menggali kuburan untukmu.”&lt;br /&gt;Tentu saja hal ini menakutkan si ayah muda itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pesan moral yang terkandung dalam cerita ini adalah apa yang kita lakukan terhadap ayah, akan terjadi pula pada diri kita sendiri, yang akan dilakukan oleh anak kita.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada cerita lain lagi, seorang kakek diberikan makanan dengan sebuah piring yang amat kotor, ditaruh di atas tanah. Piring itu begitu kotornya sehingga tak seorang pun yang sanggup untuk memakan makanan dari piring tersebut. Ketika anak laki-laki tua tersebut melihat bahwa tak ada gunanya lagi untuk memberi makan kepada ayahnya, ia ingin membuangnya. Anaknya yang masih muda lalu berkata :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ayah, piring tua itu jangan dibuang. Saya ingin menyimpannya.”&lt;br /&gt;Ayahnya bertanya : “Untuk apa?”&lt;br /&gt;Anak muda itu berkata :&lt;br /&gt;“Untuk apa….? Tentu saja untuk memberikan makanan ayah di atas piring itu kalau ayah sudah setua kakek saya ini.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Inilah pelajaran untuk seorang ayah muda untuk lebih mengasihi dan merawat orangtuanya yang sudah tua.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-1765391270414835096?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/1765391270414835096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/11/seorang-kakek-dalam-keranjang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1765391270414835096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1765391270414835096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/11/seorang-kakek-dalam-keranjang.html' title='SEORANG KAKEK DALAM KERANJANG'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ZmlgVAedbZA/TrwIyqP-ayI/AAAAAAAAFWI/UPsVtZSDu_8/s72-c/pasangan-kakek-nenek-ilustrasi-_110624100734-437.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-3678454190175684473</id><published>2011-11-10T09:07:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T09:09:57.731-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berdana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumbangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dermawan'/><title type='text'>Hidup Melarat, Kakek Ini Dermawan Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-YIl7X9nxTGw/TrwFLwTq-XI/AAAAAAAAFV8/l9_RiU-E0Bg/s1600/dermawan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-YIl7X9nxTGw/TrwFLwTq-XI/AAAAAAAAFV8/l9_RiU-E0Bg/s320/dermawan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673415330084092274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sungguh mulia lelaki tua veteran perang di Taiwan ini. Dia rela hidup melarat, makan dan berpakaian seadanya, bahkan tidak memedulikan kesehatannya, demi menabung untuk disumbangkan ke fakir miskin. &lt;p&gt;Adalah Hong Zhong Hai, kakek 82 tahun yang pernah berlaga di perang saudara China, ditahbiskan masuk ke dalam jajaran 46 orang paling dermawan se-Asia Tenggara versi majalah Forbes. Bukannya tidak beralasan, kendati renta, dia rela berkorban demi kepentingan orang banyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun lalu, kakek kelahiran Anhui Huoqiu, China, ini menyumbangkan tabungannya sebesar NT$6 juta atau sekitar Rp. 1,78 miliar pada mereka yang membutuhkan. Ia juga sering membantu menyokong hidup janda kawan-kawannya di medan perang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut kisah yang diungkapkan Peter Wey, seorang diplomat Taiwan di Jakarta, 7 Juli 2011, Hong tidak pernah merasa cukup menyumbang. Dia berpikir bahwa uang yang sudah dikeluarkannya itu masih belum cukup besar. “Saya ingin hidup lebih lama lagi, sehingga saya bisa memberi lebih,” kata Hong.&lt;span id="more-10227"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keadaan Hong saat ini telah payah. Dia berjalan menggunakan skuter listrik sejak jatuh dari sepeda pada 2006 dan mengalami cedera tulang belakang pada 2011. Ia juga menderita penyakit pikun atau demensia dan mengalami kesulitan bicara. Namun, jika bicara soal sumbangan, dia bisa menjelaskan panjang lebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hidup saya sangat sederhana. Saya menghemat untuk diri sendiri, namun bersedia menyumbang.” Kata Hong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hong ikut wajib militer menggantikan sang kakak tahun 1945, saat usianya baru 16 tahun dan baru enam bulan menikah. Ia pun terjun dalam perang saudara, perang bom tahun 1958, dan sederet perang lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pulang kampung untuk pertama kalinya pada 1987, Hong mendapati istrinya telah menikah dengan orang lain. Sejak itu ia tidak menikah lagi dan memilih untuk hidup sendiri. Hong telah  pensiun dari dunia militer dan tinggal sendiri di kota Hualien, Taiwan Timur, terpisah dari saudara-saudara kandungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehidupannya yang sederhana di rumah ini mencengangkan seorang perawat yang berkunjung ke rumahnya. “Saya melihat handuk yang sudah robek seperti sarang laba-laba, tetapi dia tidak ingin menggantinya. Ada pula sayur kubis yang dimasukan kedalam penanak nasi listrik sampai lunak, bersama ikan kalengan dan roti kukus dimakannya yang selama seminggu. Usai makan ia hanya mengonsumsi empat butir anggur.” ujar si perawat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perawat tersebut mengatakan biaya hidup Hong setiap bulan ternyata kurang dari NT$ 1000 (sekitar Rp. 297.000). Sebagian besar uang tunjangan pensiun Hong ditabung untk disumbangkan di kemudian hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernah ada seorang ibu dan anak yang pernah menerima bantuan Hong, datang dari dusun Xiulin membawa sup ikan untuk Hong sebagai bentuk terima kasih. Ketika menyuapkan sesendok sup kemulutnya, dengan terharu Hong berkata, “Sup ini adalah makanan paling lezat yang pernah saya cicipi.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hong menyatakan masih ingin menyumbangkan uangnya untuk membantu lebih banyak orang, namun pihak rumah sakit menyarankan Hong agar menggunakannya untuk kepentingan medisnya.&lt;/p&gt; “Hong Zhong Hai masih membutuhkan perawatan, menyewa perawat sehingga kami menyarankan untuk sementara menyimpan uangnya. Ia sendiri susah berjalan, tetapi tidak bersedia membeli kursi roda listrik,” ujar pihak rumah sakit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-3678454190175684473?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/3678454190175684473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/11/hidup-melarat-kakek-ini-dermawan-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3678454190175684473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3678454190175684473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/11/hidup-melarat-kakek-ini-dermawan-sejati.html' title='Hidup Melarat, Kakek Ini Dermawan Sejati'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YIl7X9nxTGw/TrwFLwTq-XI/AAAAAAAAFV8/l9_RiU-E0Bg/s72-c/dermawan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-1128319126643610737</id><published>2011-10-28T10:00:00.000-07:00</published><updated>2011-10-28T10:02:44.883-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Impian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengemis'/><title type='text'>Impian Pengemis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FHrkC2B_HBA/TqrgIwv6HGI/AAAAAAAAFH8/gEcLRnhk6TQ/s1600/impian-pengemis.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 209px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FHrkC2B_HBA/TqrgIwv6HGI/AAAAAAAAFH8/gEcLRnhk6TQ/s320/impian-pengemis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5668589522128608354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada seorang pengemis yang setiap hari berkeliaran di jalanan setiap hari  selalu berpikir, betapa bagus jika ditangannya ada  uang 2000 dollar.   &lt;p&gt;Pada suatu hari, pengemis ini tanpa sengaja, melihat seekor anjing kecil yang  lucu sedang tersesat. Pengemis ini melihat disekelilingnya tidak ada seorangpun,  lalu ia menggendong anjing kecil ini pulang ke gubuknya dan mengikatnya  disana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya pemilik anjing ini adalah orang yang paling kaya di kota ini.&lt;span id="more-7934"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hartawan ini setelah kehilangan anjingnya sangat panik, karena anjing ini  adalah anjing ras yang sangat terkenal yang diimport dari luar negeri. Lalu  hartawan ini membuat pengumuman di seluruh tv yang ada dikota ini mengatakan  siapa yang menemukan anjingnya akan diberi hadiah 2000 dollar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keesokan harinya ketika pengemis ini keluar untuk mengemis, melihat  pengumuman ini, lalu tergesa pulang kerumahnya menggendong anjing itu pergi  mengambil hadiahnya, ketika dia tergesa menggendong anjing ke stasiun tv, dia  melihat pengumuman telah berubah hadiahnya sudah bertambah menjadi 3000 dollar,  rupanya karena hartawan ini tidak dapat menemukan anjingnya, lalu telepon ke  stasiun tv menambah hadiahnya menjadi 3000 dollar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengemis ini hampir tidak percaya kepada matanya sendiri, langkah kakinya  tiba-tiba berhenti, setelah dipikir-pikir akhirnya dia menggendong anjingnya  kembali ke gubuknya diikat kembali, setelah hari ketiga, benar saja hadiahnya  bertambah  lagi, pada hari keempat hadiah bertambah lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah hari yang ke tujuh, hadiahnya sudah sangat menggagetkan seluruh  penduduk kota, pada saat ini pengemis ini lari pulang ke gubuknya, untuk  mengambil anjing ini, tetapi diluar dugaannya sungguh kasihan anjing kecil itu  sudah mati kelaparan, pengemis tetap pengemis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya didalam kehidupan kita ini, banyak barang bagus bukan karena kita  tidak berjodoh mendapatkannya, tetapi harapan kita terlalu tinggi, ketika kita  sudah hampir mendekati sebuah target, terkadang kita akan merubah arah mendekati  target yang lebih tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada seorang ahli filsafat dari negeri barat mengatakan,”Harapan manusia  bagaikan sebuah gunung merapi, jika tidak dapat mengontrolnya akan melukai diri  sendiri.”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-1128319126643610737?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/1128319126643610737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/impian-pengemis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1128319126643610737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1128319126643610737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/impian-pengemis.html' title='Impian Pengemis'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FHrkC2B_HBA/TqrgIwv6HGI/AAAAAAAAFH8/gEcLRnhk6TQ/s72-c/impian-pengemis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-1177460562508362161</id><published>2011-10-28T09:24:00.000-07:00</published><updated>2011-10-28T09:25:01.631-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kebencian'/><title type='text'>Akhir Dari Kebencian</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-kA_tL62f1tU/TpwxAJMmVcI/AAAAAAAAFFo/AY0rmg95zv8/s1600/benci.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 257px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-kA_tL62f1tU/TpwxAJMmVcI/AAAAAAAAFFo/AY0rmg95zv8/s320/benci.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664456309863765442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang  gadis bernama Lili menikah dan tinggal bersama suami dan ibu mertua.  Dalam waktu singkat, Lili menyadari bahwa ia tidak cocok dengan ibu  mertuanya dalam segala hal. Kepribadian mereka berbeda dan Lili sangat  marah dengan banyak kebiasaan ibu mertuanya. Lili dikritik terus  menerus. Hari demi hari, minggu demi minggu, Lili dan ibu mertua tidak  pernah berhenti konflik dan bertengkar. Keadaan jadi tambah buruk,  karena berdasarkan tradisi cina, Lili harus taat kepada setiap  permintaan sang mertua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua keributan dan pertengkaran di rumah  itu mengakibatkan suami yang miskin itu ada dalam stress yang besar.  Akhirnya, Lili tidak tahan lagi dengan temperamen buruk dan dominasi ibu  mertuanya, dan dia memutuskan untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lili  pergi menemui teman baik ayahnya, Mr Huang, yang menjual jamu. Lili  menceritakan apa yang dialaminya dan meminta kalau-kalau Mr Huang dapat  memberinya sejumlah racun supaya semua kesulitannya selesai. Mr Huang  berpikir sejenak dan tersenyum seraya berkata,"Lili, saya akan menolong,  tapi kamu harus mendengarkan dan melakukan semua yang saya minta."&lt;br /&gt;Lili menjawab,"Baik, saya akan melakukan apa saja yang anda minta".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr  Huang masuk ke dalam ruangan dan kembali beberapa menit kemudian dengan  sekantong jamu. Dia memberitahu Lili, "Kamu tidak boleh menggunakan  racun yang bereaksi cepat untuk menyingkirkan ibu mertua mu, karena  nanti orang-orang akan curiga. Karena itu saya memberi mu sejumlah jamu  yang secara perlahan akan meracuni tubuh ibu mertuamu. Setiap hari  masakkan daging babi atau ayam dan kemudian campurkan sedikit jamu ini.  Nah, untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang mencurigaimu pada waktu  ia meninggal, kamu harus berhati-hati dan bertindak dengan sangat baik  dan bersahabat. Jangan berdebat dengannya, taati dia dan perlakukan dia  seperti seorang ratu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lili sangat senang. Dia kembali ke rumah  dan memulai rencana pembunuhan terhadap ibu mertua. Minggu demi minggu  berlalu, bulan demi bulan pun berlalu, dan setiap hari, Lili melayani  ibu mertua dengan masakan yang dibuat secara khusus. Lili ingat apa yang  dikatakan Mr Huang tentang menghindari kecurigaan. Jadi Lili  mengendalikan emosinya, mentaati ibu mertua dan memperlakukan ibu  mertuanya seperti ibunya sendiri dengan sangat baik dan bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  6 bulan, seluruh rumah berubah, Lili telah belajar mengendalikan  emosinya begitu rupa sehingga hampir-hampir ia tidak berdebat sekali pun  dengan ibu mertuanya, yang sekarang kelihatan jauh lebih baik dan mudah  ditemani. Sikap ibu mertua terhadap Lili berubah dan dia mulai  menyayangi Lili seperti anaknya sendiri. Dia lalu memberitahukan  teman-teman dan kenalannya bahwa Lili adalah menantu terbaik yang pernah  ditemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lili dan Ibu mertuanya sekarang berlaku seperti ibu dan anak sungguhan. Suami Lili sangat senang melihat apa yang telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu  hari, Lili datang menemui Mr Huang dan minta pertolongan lagi. Dia  berkata,"Mr Huang tolonglah saya untuk mencegah racun itu membunuh ibu  mertua saya. Dia telah berubah menjadi wanita yang sangat baik dan saya  mengasihinya seperti ibu saya sendiri. Saya tidak ingin dia mati karena  racun yang saya berikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr Huang tersenyum dan mengangkat  kepalanya. "Lili, tidak usah kuatir. Saya tidak pernah memberimu racun.  jamu yang saya berikan dulu adalah vitamin untuk meningkatkan  kesehatannya. Satu-satunya racun yang pernah ada ialah di dalam pikiran  dan sikapmu terhadapnya, tapi semua sudah lenyap oleh kasih sayang yang  engkau berikan padanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, pernahkah engkau menyadari bajwa  sebagaimana perlakuanmu terhadap orang lain, akan sama dengan apa yang  mereka lakukan terhadap kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah China berkata : "Orang yang mengasihi orang lain akan dikasihi"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-1177460562508362161?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/1177460562508362161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/akhir-dari-kebencian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1177460562508362161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/1177460562508362161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/akhir-dari-kebencian.html' title='Akhir Dari Kebencian'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-kA_tL62f1tU/TpwxAJMmVcI/AAAAAAAAFFo/AY0rmg95zv8/s72-c/benci.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-5926742663660368299</id><published>2011-10-28T09:13:00.000-07:00</published><updated>2011-10-28T09:14:34.956-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Anjing'/><title type='text'>Anak Anjing</title><content type='html'>&lt;p style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;img style="BORDER-BOTTOM: black 5px solid; BORDER-LEFT: black 5px solid; BORDER-TOP: black 5px solid; BORDER-RIGHT: black 5px solid" class="aligncenter" alt="" src="http://farm5.static.flickr.com/4081/4883281674_8428f07e53.jpg" height="281" width="500" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3 style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Seorang anak lelaki memasuki &lt;em&gt;Pet Shop&lt;/em&gt; bertuliskan  “Dijual Anak  Anjing”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Ia bertanya : “Berapa harga seekor anak anjing?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik toko menjawab, “Sekitar 30 sampai 50 Dollar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak itu berkata, “Aku hanya mempunyai 23,5 Dollar. Bisakah aku melihat-lihat  anak anjing itu?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik toko tersenyum. Ia lalu bersiul. Tak lama kemudian muncullah lima  ekor anak anjing sambil berlarian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi ada seekor yang tampak tertinggal di belakang.&lt;span id="more-9441"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Anak itu bertanya, “Kenapa anak anjing itu?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilik toko menjelaskan bahwa anak anjing itu menderita cacat karena  kelainan di pinggul saat lahir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, “Aku beli anak anjing itu.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Pemilik toko menjawab, “Jangan, jangan beli anak anjing cacat itu, Nak. Jika  kau ingin memilikinya, aku akan berikan saja untukmu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak itu kecewa.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Aku tak mau diberikan cuma-cuma.  Meski cacat, harganya sama seperti anak anjing lainnya. Aku akan bayar penuh.  Saat ini uangku 23,5 Dollar. Setiap hari aku akan mengangsur 0,5 Dollar sampai  lunas.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi lelaki itu menolak, “Nak, jangan beli anak anjing ini. Dia tidak bisa  lari cepat, tidak bisa melompat &amp;amp; bermain seperti anak anjing lainnya.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Anak itu terdiam. Lalu ia menarik ujung celana panjangnya. Dan tampaklah kaki  yang cacat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, “Tuan, aku pun tidak bisa berlari  cepat. Akupun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main seperti anak lelaki  lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yg  bisa mengerti penderitaannya.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pemilik toko itu terharu dan berkata, “Semoga anak-anak anjing ini mempunyai  majikan sebaik engkau.”&lt;/p&gt;Nilai kemuliaan hidup bukanlah terletak pada status ataupun kelebihan yang  kita miliki, melainkan pada apa yang kita lakukan berdasarkan pada pikiran yang  penuh dengan cinta dan welas asih. &lt;p&gt;Kita seharusnya busa mengerti dan menerima kekurangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Keindahan fisik bukanlah jaminan keindahan batinnya”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-5926742663660368299?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/5926742663660368299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/anak-anjing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/5926742663660368299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/5926742663660368299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/anak-anjing.html' title='Anak Anjing'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm5.static.flickr.com/4081/4883281674_8428f07e53_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-3805126746377428487</id><published>2011-10-28T09:08:00.000-07:00</published><updated>2011-10-28T09:10:00.993-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Catat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panti Asuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Merawat'/><title type='text'>Meski Cacat Tapi Bisa Merawat 130 Anak di Panti Asuhan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.samaggi-phala.or.id/wp-content/uploads/2011/10/cacat.jpg"&gt;&lt;img style="BORDER-BOTTOM: black 5px solid; BORDER-LEFT: black 5px solid; BORDER-TOP: black 5px solid; BORDER-RIGHT: black 5px solid" class="aligncenter size-full wp-image-10208" alt="" src="http://www.samaggi-phala.or.id/wp-content/uploads/2011/10/cacat.jpg" height="274" width="500" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;br /&gt;Cacat bukanlah menjadi penghalang bagi wanita satu ini untuk berjuang  membantu anak-anak yang tidak memiliki keluarga. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wanita China yang tidak memiliki kaki ini berjalan hanya dibantu dengan  menggunakan bangku kecil, tapi dia mampu merawat 130 anak yatim piatu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Xu Yuehua (55), kehilangan kakinya saat berusia 12 tahun ketika dia tertabrak  kereta saat mengumpulkan batu bara di jalur kereta.&lt;span id="more-10207"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia juga kehilangan kedua orangtuanya saat masih kecil dan akhirnya dirawat  oleh Panti Asuhan Xiangtan, di provinsi Hunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Xu membantu dengan mencuci, memberi makan, mengganti popok, membersihkan dan  terkadang membuatkan sepatu bagi anak-anak di panti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama 37 tahun, Xu telah menggunakan lebih dari 40 bangku kecil untuk  membantunya berjalan, dan telah membantu membesarkan 130 anak, semua  memanggilnya Ibu Besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu anak yang ia rawat adalah Sheng Li, anak tersebut memiliki cacat  bibir sumbing dan dia ditemukan saat bayi di selokan, entah siapa yang tega  membuangnya, Xu menyelamatkan bayi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tanpa Ibu Besar, saya mungkin sudah lama mati. Bangku kecilnya adalah suara  terindah di telinga saya,” ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 1987, Xu menikahi Lai Ziyuan, seorang petani sayuran di panti  asuhan. Tiga tahun kemudian, putra mereka, Lai Mingzhi lahir, tapi dia masih  mengasuh anak-anak di panti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya bukanlah orang yang hebat, tapi saya melakukan apa yang seharusnya saya  lakukan, untuk memberikan anak-anak malang ini kasih sayang seorang ibu,” ujar  Xu&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-3805126746377428487?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/3805126746377428487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/meski-cacat-tapi-bisa-merawat-130-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3805126746377428487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3805126746377428487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/meski-cacat-tapi-bisa-merawat-130-anak.html' title='Meski Cacat Tapi Bisa Merawat 130 Anak di Panti Asuhan'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-8022426138323019952</id><published>2011-10-18T10:34:00.000-07:00</published><updated>2011-10-18T10:35:30.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumbangan'/><title type='text'>Ternyata Orang Cacat Ini Malah Menyumbang Bukan Mengemis (Malukah Kita ?)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:left;" align="center"&gt;Jika anak ini bisa membantu, mengapa “kita yang lebih baik” tidak? Ia berjalan di depan meja ‘donation’, kami berpikir: ‘dia akan lewat…’&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align:left;"&gt;&lt;img src="http://sonokeling.files.wordpress.com/2009/04/derm1.jpg?w=420&amp;amp;h=282" alt="" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:left;"&gt;“Saya ingin menyumbang!” Ia menuang koin dari mangkuknya. Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:left;"&gt;&lt;img src="http://sonokeling.files.wordpress.com/2009/04/derm2.jpg?w=419&amp;amp;h=281" alt="" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:left;"&gt;Kami semua tak bisa berkata-kata, ia memberikan semua yang diperolehnya kepada Lembaga Amal dengan usahanya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:left;"&gt;&lt;img src="http://sonokeling.files.wordpress.com/2009/04/derm3.jpg?w=426&amp;amp;h=287" alt="" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align:left;" align="center"&gt;“Saya masih punya uang.” Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya.&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align:left;"&gt;&lt;img src="http://sonokeling.files.wordpress.com/2009/04/derm4.jpg?w=428&amp;amp;h=286" alt="" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align:left;" align="center"&gt;Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar dan … menyumbang!&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align:left;" align="center"&gt;&lt;img src="http://sonokeling.files.wordpress.com/2009/04/derm5.jpg?w=432&amp;amp;h=290" alt="" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align:left;" align="center"&gt;Orang Bijak Mengatakan,” Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan, Kita BUKAN hanya sedang membantu orang atau mahkluk lain, Namun  sesungguhnya kita sedang membantu diri kita sendiri agar menjadi lebih  bahagia. Temukan kebahagiaan dengan memberi&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-8022426138323019952?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/8022426138323019952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/ternyata-orang-cacat-ini-malah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/8022426138323019952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/8022426138323019952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/ternyata-orang-cacat-ini-malah.html' title='Ternyata Orang Cacat Ini Malah Menyumbang Bukan Mengemis (Malukah Kita ?)'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-2992710030782940340</id><published>2011-10-06T08:03:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T08:08:44.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibu'/><title type='text'>Kebohongan Ibu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-pYu9WdiKwT4/To3EMFa9VhI/AAAAAAAAEeY/2d8vGOIjsZk/s1600/mom_hug_0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 304px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-pYu9WdiKwT4/To3EMFa9VhI/AAAAAAAAEeY/2d8vGOIjsZk/s320/mom_hug_0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660396018567304722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Seorang ibu dlm hidupnya membuat kebohongan.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Saat makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, 'Cepatlah makan, ibu tdk lapar.'&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;2. Wkt makan, Ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, 'ibu tdk suka daging, makanlah, nak..'&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;3. Tengah mlm saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,'Istirahatlah nak, ibu msh blm ngantuk..'&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu.  Ia berkata, 'Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang.'&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar,  Ia lantas berkata, 'Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa  tggl di sana.'&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya  akan menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, 'Jangan  menangis, ibu tidak apa apa.' Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat  ibu.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Tidak peduli sebrp kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu  slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk  prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.&lt;span class="messageBody translationEligibleUserMessage" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Smoga smua anak  di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu....karena  beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-2992710030782940340?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/2992710030782940340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/kebohongan-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/2992710030782940340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/2992710030782940340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/kebohongan-ibu.html' title='Kebohongan Ibu'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-pYu9WdiKwT4/To3EMFa9VhI/AAAAAAAAEeY/2d8vGOIjsZk/s72-c/mom_hug_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-6290386956527803301</id><published>2011-10-04T09:55:00.000-07:00</published><updated>2011-10-04T10:04:30.218-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kekerasan Anak'/><title type='text'>Kisah Menentang Kekerasan Terhadap Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-LMQL2THKYsA/Tos8k_vhTNI/AAAAAAAAEeQ/ILZRhCbssmw/s1600/294756_200615593340251_100001754351476_477739_2059174078_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 279px; height: 215px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-LMQL2THKYsA/Tos8k_vhTNI/AAAAAAAAEeQ/ILZRhCbssmw/s320/294756_200615593340251_100001754351476_477739_2059174078_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659683963004865746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="caption"&gt;KISAH YANG SANGAT MEMILUKAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak perempuan kecil yang malang ini memberitahuka&lt;span class="text_exposed_show"&gt;n ibunya,"Mama, aku baru saja melukis memakai lipstik mama".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya yang mendengar hal itu lalu melihat lipstik mahal yang baru saja  dibelinya telah tinggal setengah dan wajah dan tangan dan baju anak  perempuan telah belepotan dengan lipstik tersebut. Dengan sangat marah,  ibu itu mengamuk dan memukuli anak perempuan kecil yang malang tersebut  tanpa menghiraukan tangisan dan jeritan dari mulut kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah berhasil melampiaskan emosinya, ibu ini baru sadar  kalau anak perempuannya sudah gak bergerak lagi. Ia pun menguncangkan  tubuh anaknya sambil menangis dan memohon agar anak perempuannya membuka  matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi terlambat,..... jantung anak perempuan itu telah berhenti berdetak.&lt;br /&gt;Dan saat sang ibu melihat ke seprei tempat tidur anaknya, disitu  tertulis sebuah tulisan dengan tinta lipstik merah yang tertulis: "Mama,  aku sangat mencintaimu".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-6290386956527803301?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/6290386956527803301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/kisah-menentang-kekerasan-terhadap-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/6290386956527803301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/6290386956527803301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/10/kisah-menentang-kekerasan-terhadap-anak.html' title='Kisah Menentang Kekerasan Terhadap Anak'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-LMQL2THKYsA/Tos8k_vhTNI/AAAAAAAAEeQ/ILZRhCbssmw/s72-c/294756_200615593340251_100001754351476_477739_2059174078_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-8891680976020512040</id><published>2011-06-24T11:43:00.000-07:00</published><updated>2011-06-24T11:44:19.904-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tukang Becak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Mulia'/><title type='text'>Kisah Bai Fang Li, Tukang Becak yang Paling Mulia</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kisah Bai Fang Li ini saya harap menjadi pelajaran hidup bagi kita  semua  untuk saling membantu sesama kita yang kesusahan, walaupun hidup  serba  pas-pasan tetapi tetap membantu orang tanpa pamrih&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img title="bai" src="http://jfkoernia.files.wordpress.com/2010/09/bai.jpg?w=194&amp;amp;h=254" alt="" width="250" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang  orang  karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh  Bai  Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan  uang.  Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak.  Hidupnya  sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya  tinggi.  Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang  bersedia  menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin,  China.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i1177.photobucket.com/albums/x356/namasayameidy/0-00000000bfl2.jpg" alt="" border="0" width="250" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i1177.photobucket.com/albums/x356/namasayameidy/0-00000000bfl.jpg" alt="" border="0" width="250" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia hampir tak pernah beli makanan karena makanan ia dapatkan dengan  cara  memulung. Begitupun pakaiannya. Apakah hasil membecaknya tak cukup   untuk membeli makanan dan pakaian? Pendapatannya cukup memadai dan   sebenarnya bisa membuatnya hidup lebih layak. Namun ia lebih memilih   menggunakan uang hasil jerih payahnya untuk menyumbang yayasan yatim   piatu yang mengasuh 300-an anak tak mampu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tersentuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bai Fang Li mulai tersentuh untuk menyumbang yayasan itu ketika usianya   menginjak 74 tahun. Saat itu ia tak sengaja melihat seorang anak usia 6   tahunan yang sedang menawarkan jasa untuk membantu ibu-ibu mengangkat   belanjaannya di pasar. Usai mengangkat barang belanjaan, ia mendapat   upah dari para ibu yang tertolong jasanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun yang membuat Bai Fang Li heran, si anak memungut makanan di  tempat  sampah untuk makannya. Padahal ia bisa membeli makanan layak  untuk  mengisi perutnya. Ketika ia tanya, ternyata si anak tak mau  mengganggu  uang hasil jerih payahnya itu untuk membeli makan. Ia  gunakan uang itu  untuk makan kedua adiknya yang berusia 3 dan 4 tahun  di gubuk di mana  mereka tinggal. Mereka hidup bertiga sebagai pemulung  dan orangtuanya  entah di mana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bai Fang Li yang berkesempatan mengantar anak itu ke tempat  tinggalnya  tersentuh. Setelah itu ia membawa ketiga anak itu ke yayasan  yatim piatu  di mana di sana ada ratusan anak yang diasuh. Sejak itu  Bai Fang Li  mengikuti cara si anak, tak menggunakan uang hasil mengayuh  becaknya  untuk kehidupan sehari-hari melainkan disumbangkan untuk  yayasan yatim  piatu tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tak Menuntut Apapun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bai Fang Li memulai menyumbang yayasan itu pada tahun 1986. Ia tak   pernah menuntut apa-apa dari yayasan tersebut. Ia tak tahu pula siapa   saja anak yang mendapatkan manfaat dari uang sumbangannya. Pada tahun   2001 usianya mencapai 91 tahun. Ia datang ke yayasan itu dengan ringkih.   Ia bilang pada pengurus yayasan kalau ia sudah tak sanggup lagi   mengayuh becak karena kesehatannya memburuk. Saat itu ia membawa   sumbangan terakhir sebanyak 500 yuan atau setara dengan Rp 675.000.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i1177.photobucket.com/albums/x356/namasayameidy/0-00000000bfl33.jpg" alt="" border="0" width="250" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan uang sumbangan terakhir itu, total ia sudah menyumbang 350.000   yuan atau setara dengan Rp 472,5 juta. Anaknya, Bai Jin Feng, baru  tahu  kalau selama ini ayahnya menyumbang ke yayasan tersebut. Tahun  2005, Bai  Fang Li meninggal setelah terserang sakit kanker paru-paru.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://i1177.photobucket.com/albums/x356/namasayameidy/0-00000000bfl3.jpg" alt="" border="0" width="250" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat semangatnya untuk menyumbang, Bai Fang Li memang orang yang  luar  biasa. Ia hidup tanpa pamrih dengan menolong anak-anak yang tak   beruntung. Meski hidup dari mengayuh becak (jika diukur jarak mengayuh   becaknya sama dengan 18 kali keliling bumi), ia punya kepedulian yang   tinggi yang tak terperikan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-8891680976020512040?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/8891680976020512040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/kisah-bai-fang-li-tukang-becak-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/8891680976020512040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/8891680976020512040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/kisah-bai-fang-li-tukang-becak-yang.html' title='Kisah Bai Fang Li, Tukang Becak yang Paling Mulia'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-288339124949473624</id><published>2011-06-24T11:39:00.000-07:00</published><updated>2011-06-24T11:45:42.022-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Catat'/><title type='text'>Kisah Sepasang Suami Istri Saling Melengkapi dalam Keterbatasan</title><content type='html'>&lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 460px; height: 326px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWbSQ8xEI/AAAAAAAAUfQ/Thm21i4EWrM/s400/there_is_hope_640_03.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Pasangan ini tidak seperti pasangan  biasanya. pasangan ini masing-masinh memiliki kekurangannya. Yang  wanita tidak memiliki kaki sementara yang prianya tidak memiliki tangan.  mereka dalam berkehidupan saling mengisi satu sama lain. Selain itu  mereka mengerjakan pekerjaan rumah tangganya sendiri tanpa bantuan dari tetangga atau siapapun. They are an amazing couple! &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWJC-uiXI/AAAAAAAAUfA/Ei3RY4W1FQY/s400/there_is_hope_640_05.jpg" alt="" border="0" height="248" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWIumJ_FI/AAAAAAAAUe4/EK0FYAHV4Cc/s400/there_is_hope_640_06.jpg" alt="" border="0" height="242" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWIeKEQDI/AAAAAAAAUew/hvERQSCrftM/s400/there_is_hope_640_07.jpg" alt="" border="0" height="251" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrV22d-NTI/AAAAAAAAUeg/yaDxnYNBCe0/s400/there_is_hope_640_10.jpg" alt="" border="0" height="275" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWH7ixFgI/AAAAAAAAUeo/GwgXV8YMZtA/s400/there_is_hope_640_09.jpg" alt="" border="0" height="251" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrV2syp8yI/AAAAAAAAUeY/Y4CT0DYvuhA/s400/there_is_hope_640_11.jpg" alt="" border="0" height="245" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWJrTPGCI/AAAAAAAAUfI/T6Bd5FRSMn8/s400/there_is_hope_640_04.jpg" alt="" border="0" height="255" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrV2JfmBhI/AAAAAAAAUeQ/uaSNr0R42F0/s400/there_is_hope_640_12.jpg" alt="" border="0" height="241" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrV115PNxI/AAAAAAAAUeI/fuKXubU882Q/s400/there_is_hope_640_13.jpg" alt="" border="0" height="257" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrV1i1iN9I/AAAAAAAAUeA/vgViwuZUKKQ/s400/there_is_hope_640_14.jpg" alt="" border="0" height="240" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrVibhljTI/AAAAAAAAUd4/c5X88MPNdWg/s400/there_is_hope_640_15.jpg" alt="" border="0" height="255" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrVh38ViKI/AAAAAAAAUdw/wBJIGV4C1Sc/s400/there_is_hope_640_16.jpg" alt="" border="0" height="233" width="400" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrVhUCzuwI/AAAAAAAAUdo/cdL9drD-7pc/s400/there_is_hope_640_17.jpg" alt="" border="0" height="263" width="400" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-288339124949473624?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/288339124949473624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/kisah-sepasang-suami-istri-saling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/288339124949473624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/288339124949473624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/kisah-sepasang-suami-istri-saling.html' title='Kisah Sepasang Suami Istri Saling Melengkapi dalam Keterbatasan'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-x7gqq9QJuA/TJrWbSQ8xEI/AAAAAAAAUfQ/Thm21i4EWrM/s72-c/there_is_hope_640_03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-3310893059296054397</id><published>2011-06-24T11:30:00.000-07:00</published><updated>2011-06-24T11:32:21.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Catat'/><title type='text'>Inilah Kisah Cinta Sempurna Meski Dalam Kekurangan</title><content type='html'>&lt;p class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_Ir54U1N-Cqc/SXB6y50Y5kI/AAAAAAAAACI/1dXjBblxmw0/s640/image007.jpg" alt="" border="0" height="640" width="426" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Inilah kisah cinta orang cacat yang  telah berkeluarga, tapi sang suaminya bisa dikatakan memiliki wajah dan  tubuh yang sempurna. Di dunia ini, masih ada rupanya cinta yang  sempurna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk Sahabat-sahabatku, ini sebuah kisah menyentuh hati dalam foto  yang nyata. Tuhan itu Maha Adil dan Maha Penyayang, Kisah seorang suami  istri dalam keluarga yang sangat sederhana, melihat rata-rata sosok  lelakinya itu bisa dinilai seorang pria yang cukup sempurna terutama  dalam penampilannya, tapi dia mempunyai seorang istri yang mempunyai  kelainan dalam fisiknya, dimana wanita tersebut tidak mempunyai kaki  sama sekali total dari ujung kaki hingga ujung paha bahkan wanita itu  tidak memiliki sama sekali pinggul (bagian dari pangkal paha hingga  batas pinggang), jadi sulit sekali bila duduk karena tidak memiliki alas  dibawah pinggang tersebut.&lt;/p&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_Ir54U1N-Cqc/SXB6y9IUtrI/AAAAAAAAACA/qDzZ3jFf3sU/s400/image006.jpg" alt="" border="0" height="266" width="400" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Tapi kebesaran Tuhan tentu lain, wanita tersebut memiliki suami yang  cukup ganteng, masih muda dan sangat cukup sempurna mau memiliki dan  mengasihi seorang wanita yang mempunyai cacat fisik bawaan. Mereka  sekarang dikaruniai dua orang anak yang sangat sempurna dan lucu sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silahkan Anda menyimak satu persatu foto-foto keluarga tersebut.  Sungguh  luar biasa ! Semoga memotivasi dan menyemangati hidup Anda…&lt;/p&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_Ir54U1N-Cqc/SXB6yq9EaWI/AAAAAAAAAB4/eZwR4LtVqls/s400/image008.jpg" alt="" border="0" height="266" width="400" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_Ir54U1N-Cqc/SXB6ylujN3I/AAAAAAAAABw/cA1ouT4Ny7Q/s400/image002.jpg" alt="" border="0" height="266" width="400" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_Ir54U1N-Cqc/SXB6yczWYUI/AAAAAAAAABo/NMg4oTl3MUE/s400/image001.jpg" alt="" border="0" height="266" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-3310893059296054397?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/3310893059296054397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/inilah-kisah-cinta-sempurna-meski-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3310893059296054397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3310893059296054397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/inilah-kisah-cinta-sempurna-meski-dalam.html' title='Inilah Kisah Cinta Sempurna Meski Dalam Kekurangan'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ir54U1N-Cqc/SXB6y50Y5kI/AAAAAAAAACI/1dXjBblxmw0/s72-c/image007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-6887995882552489831</id><published>2011-06-24T11:28:00.000-07:00</published><updated>2011-06-24T11:29:41.410-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Luar Biasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Catat'/><title type='text'>10 Orang Luar Biasa yang Tidak Mempunyai Lengan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;1. Pengendara motor tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="font-family: arial; width: 376px; height: 282px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6TETP8gI/AAAAAAAACwo/gSupUcFJE6w/s400/liu.jpg" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Liu,  27 tahun, pada saat dia berumur 10 tahun, orang tuanya membawanya ke  sirkus untuk melatih keahlian, dan semenjak itu dia berlatih mengendarai  sepeda motor tanpa lengan. Liu mengaku bahwa ia sudah mengendarai  sepeda motor selama 10 tahun tanpa punya SIM. Dia berkata bahwa sirkus  tempat dia dulu berlatih sudah tutup 3 tahun yang lalu, dan sejak itu,  dia dan 2 orang temannya dari sirkus melakukan atraksi di jalanan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Pernah  suatu kali polisi menghentikannya ketika berkendara di jalan karena  kelebihan muatan, polisi itu terkejut begitu melihat bahwa pengendaranya  tidak mempunyai lengan. Akhirnya polisi tersebut tidak jadi mendendanya  karena Liu tidak punya uang dan hanya diberi peringatan keras. Liu pun  berjanji tidak akan mengendarai sepeda motor lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;2. Pemanah tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6Tu0ZXFI/AAAAAAAACww/WjY9yMY-gAg/s400/Mark_Stutzman.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Mark  Stutzman sejak lahir tidak memiliki lengan, dia diadopsi oleh keluarga  yang memiliki 7 angota keluarga. Cacat yang dimilikinya tidak membuatnya  menyerah, dia melakukan semuanya dengan kakinya, mulai dari makan,  menulis, mengemudi, dan memencet tombol-tombol handphone dengan lancar  bahkan lebih cepat dari orang-orang normal pada umumnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dia  mulai serius melatih keahlian dalam bidang panah sejak berumur 16 tahun.  Di dalam turnamen, dia ikut bertanding melawan pemanah-pemanah normal  lainnya, dan selalu menjadi pusat perhatian orang. Dia memanah dengan  posisi duduk di kursi dengan menahan busur dengan kaki kanannya. Dia  biasanya selalu mendapat skor yang cukup bagus, dan katanya dia akan  bergabung dengan tim Olympiade 2012.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;3. Pemain piano tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://1.bp.blogspot.com/_RxyMeEI8M_Q/TMGf-yoCQ8I/AAAAAAAAAv4/xpdyW_9GE3g/s400/95289_pianis-liu-wei--bermain-dengan-kakinya.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Liu  Wei memulai debutnya ketika dalam suatu pertunjukan, dia memainkan lagu  sedih berjudul “Mariage D’amour” oleh Richard Clayderman. Para penonton  dibuatnya kagum oleh penampilannya, tapi yang paling membuat orang  terkesima adalah bahwa dia memainkannya bukan dengan tangan, melainkan  dengan jari kaki. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Pada  10 oktober 2010, dia keluar sebagai pemenang dalam acara China’s Got  Talent, dan dia pun mendapat tour ke Las Vegas selama 3 minggu. Liu Wei  kehilangan kedua lengannya beberapa tahun lalu ketika dia tersengat  listrik saat bermain petak umpet. Dia berkata bahwa bermain piano dengan  kaki pada awalnya susah, sampai-sampai kakinya luka dan kram. Namun  seiring waktu, akhirnya dia bisa menguasainya. Dia juga pernah berkata  pada juri pada saat penampilan pertamanya, “Tidak ada peraturan bahwa  bermain piano harus menggunakan tangan”. Dan kalau pun ada, kini secara  resmi telah berubah oleh Liu Wei.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;4. Penulis kaligrafi jalanan tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6UHi3Q7I/AAAAAAAACxA/q3s368PemXU/s400/street_caligrapher.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Seorang  pria tak berlengan dari propinsi Shandong sedang menulis kata-kata  inspirasional dalam bentuk kaligrafi China bagi para karyawan Foxconn  untuk memberikan mereka nasihat agar tidak melakukan hal-hal bodoh,  seperti lompat dari gedung atau bunuh diri. Karena semenjak 2010,  sedikitnya sudah ada 10 kasus bunuh diri yang dilakukan oleh karyawan  Foxconn. Kata-kata itu bertuliskan, “Untuk saudara dan saudari di  Foxconn, hidup itu berharga, kita harus menunaikan tugas, selalu ada  jalan keluar, keharmonisan bergantung pada diri sendiri”. Aksi pria ini  menjadi perhatian para karyawan-karyawan Foxconn yang sedang lewat  melintasinya, dan banyak dari mereka yang mendukung dan menghargai aksi  pria tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dulu  dia adalah seorang juru masak di Beijing, namun sebuah ledakan gas  membuatnya harus melakukan beberapa pengobatan intensif sampai akhirnya  kedua lengannya terpaksa harus dioperasi. Untuk mengisi hari-harinya,  dia belajar keras untuk bisa menulis kaligrafi dengan kakinya. Aksinya  itu bukan hanya bisa memotivasi orang-orang di seluruh negri, tapi juga  mampu melunasi biaya pengobatannya yang mahal dari hasil karya-karyanya  tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;5. Pegulat tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6TIKDMKI/AAAAAAAACwg/sr9KkSkR7HM/s400/Kyle_Maynard.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kayle  Mayner bukan hanya seorang pegulat biasa, tapi dia juga seorang pegulat  paling top di sekolahnya dan juga termasuk siswa cerdas di kelasnya.  Kyle lahir tanpa siku lengan dan lutut karena bawaan cacat sejak lahir,  dan dia menjadi inspirasi bagi semua orang yang memilki tantangan. Kini  Kyle bekerja sebagai pembicara di Biro Washington, yang spesialis untuk  memberi pidato-pidato motivasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;6. Pemain golf tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6cDawvYI/AAAAAAAACxI/82l5_9aouJw/s400/Tommy_McAuliffe.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Tommy  lahir pada 1893 di Buffalo, New York, anak sulung dari 5 bersaudara.  Lengannya diamputasi karena mengalami kecelakaan kereta api tahun 1902.  Dia menulis dengan pensil yang ditahan di mulutnya. Dia adalah presiden  di kelas seniornya, menghabiskan kuliah selama 3 tahun dan menikah pada  tahun 1919, dan kini memiliki 4 anak dan 16 cucu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dulunya  dia sempat menjadi caddy di sebuah club golf, sambil belajar golf  dengan menggunakan leher dan bahu. Lama-lama dia menjadi mahir dan bisa  menang di caddies tournament. Setelah selesai kuliah, atas dukungan  saudaranya yang juga seorang pemain golf profesional, dia memulai  karirnya di kota New York. Trik-trik bermainnya membuatnya menjadi  popular di penjuru negeri, termasuk Canada dan Australia. Tommy  McAuliffe akhirnya mendapat gelar sebagai “Juara Dunia Pemain Golf Tak  Berlengan”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;7. Pilot pertama tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9VB_V_v41Ao/TQ7Ta-6V56I/AAAAAAAALjY/L_LPXv7GHLY/s400/a97287_g183_1-Jessica-Cox2.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Jessica  Cox dari Tuxon, Arizona dilahirkan tanpa kedua lengan. Lulusan  psikologi ini bisa menulis, mengetik, mengemudi, menyisir rambut, dan  berbicara di telepon dengan hanya menggunakan kakinya. Dia juga dulunya  adalah bekas penari dan pemegang sabuk hitam dalam beladiri Tae Kwon-Do.  Dia punya SIM tanpa batas dan juga bisa menerbangkan pesawat. Pesawat  yang dikendarainya ini merupakan salah satu pesawat yang tidak memiliki  pedal yang bersertifikat. Tanpa pedal kemudi, Jessica pun bebas  menggunakan kakinya sebagai lengan. Dia membutuhkan waktu 3 tahun untuk  mendapatkan izin terbangnya dan sudah berlatih selama 89 jam, dengan 3  instruktor penerbangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;8. Pemain gitar tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://4.bp.blogspot.com/_HeWst365WLo/TQplYgPNlvI/AAAAAAAAACo/1DA3zN77BsI/s400/PopeHugtHead.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Belajar  berjalan bagi kebanyakan bayi berarti juga sering jatuh. Bagi Tony  Melendez yang tidak memiliki lengan, belajar berjalan berarti sering  terjatuh ke lantai tepat mengenai mukanya, hingga dia berusaha keras  untuk bisa berdiri dengan kedua kakinya dengan kokoh. Tampaknya  perjuangan keras tersebut sudah melekat pada diri Melendez. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dia  berlatih memetik gitar selama 7 jam sehari sampai dia bisa mahir  memainkannya. Pada tahun 1987, saat dia berusia 25 tahun, dia bermain  dalam kunjungan Sri Paus ke Los Angeles, dan Paus mendorong dia untuk  terus memberikan harapan pada semua orang. Sebagai hasilnya, Melendez  telah melanglang buana ke 40 negara menjadi pembicara motivasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;9. Wanita fitness tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://2.bp.blogspot.com/_fAJIWY5uxME/SkH9g6nv4SI/AAAAAAAAKxQ/Kmrb52-2pYM/s400/barbie_guerra_21.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Inilah  wanita yang memberi inspirasi, Barbie Guerra. Dia kehilangan lengannya  pada usia 2 tahun dalam sebuah kecelakaan, namun sekarang dia bisa  menjadi model fitness yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;10. Pelukis tak berlengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img style="font-family: arial;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6UKbQneI/AAAAAAAACw4/MTOOtUFUxTs/s400/Peter_Longstaff.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Lukisan  indah ini adalah salah satu hasil karya seorang pria bernama Peter  Longstaff, 48 tahun. Dia tidak memilik lengan, namun menggambar  lukisannya dengan menggunakan kaki kanannya. Sambil belajar melukis  sendiri, dia juga merupakan seorang ayah, pelatih footbal, dan pernah  menjadi peternak babi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Peter  lahir cacat tanpa kedua lengannya, dia belajar menggunakan kaki  kanannya layaknya lengan kanan. Dia membuka pintu dan menyalakan lampu  dengan berdiri 1 kaki. Sebagai seorang remaja, dia pernah menjadi  olok-olokan sebagian orang, namun dia menjadikan hal tersebut sebagai  perjuangan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-6887995882552489831?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/6887995882552489831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/10-orang-luar-biasa-yang-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/6887995882552489831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/6887995882552489831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/10-orang-luar-biasa-yang-tidak.html' title='10 Orang Luar Biasa yang Tidak Mempunyai Lengan'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ld0_EurdZ_s/TUv6TETP8gI/AAAAAAAACwo/gSupUcFJE6w/s72-c/liu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-4079196202865996939</id><published>2011-06-24T11:17:00.000-07:00</published><updated>2011-06-24T11:20:14.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat Nasehat'/><title type='text'>Surat Nasehat Mendiang Charlie Chaplin untuk Putri Tercinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-0i3UAMryERs/TgTU8qGi7aI/AAAAAAAAEDQ/tljhAtmqEZY/s1600/charlie-chaplin_l.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 268px; height: 319px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0i3UAMryERs/TgTU8qGi7aI/AAAAAAAAEDQ/tljhAtmqEZY/s320/charlie-chaplin_l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5621852373424205218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Charlie  Chaplin adalah seorang aktor  komedi inggris multi-talent yang  sangat  terkenal dalam sejarah Hollywood  di era film hitam putih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=" ;font-size:x-small;color:#444444;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16 April 1889 – 25 Desember 1977)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Selain berakting Chaplin juga memiliki  kemampuan menyutradara, menulis   naskah, sekaligus mengisi ilustrasi  musik di film-film produksinya   sendiri. Masa kecilnya yang dekat dengan  kemiskinan dan kemelaratan   tidak lantas menjadikannya patah semangat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Chaplin kecil pernah tinggal di rumah penampungan orang miskin, bekerja    untuk imbalan makan dan tempat berteduh di kawasan Lambeth, London.    Bersama saudara perempuannya Sydney Chaplin, Chaplin berjuang    bahu-membahu agar bisa bertahan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di usianya yang sangat dini Chaplin sudah mulai  berakting dari panggung ke panggung dalam pertunjukan komedi Music Hall.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Sampai kemudian Chaplin bergabung dengan kelompok komedi slapstik Fun    Factory di bawah asuhan Fred Karno, yang membawanya mengenal seorang    produser film bernama Mack Sennett yang terkesan dengan akting Chaplin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Sennett lalu mengontrak Chaplin untuk bermain dalam film-film yang    diproduksi studio Keystone Film. Boleh dikatakan inilah awal karir    Chaplin di dunia perfilman sekaligus mengenal teknik pembuatan film.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=" ;font-family:arial;font-size:large;"  &gt;Ringkasan surat wasiat Charlie Chaplin kepada putrinya Geraldine Chaplin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote  style="font-family:arial;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Geraldine  putriku, aku jauh darimu, namun sekejap pun  wajahmu tidak  pernah jauh  dari benakku. Tapi kau dimana? Di Paris di  atas panggung  teater  megah… aku tahu ini bahwa dalam keheningan  malam, aku  mendengar  langkahmu. Aku mendengar peranmu di teater itu,  kau tampil  sebagai  putri penguasa yang ditawan oleh bangsa Tartar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geraldine,  jadilah kau pemeran bintang namun jika kau mendengar  pujian  para  pemirsa dan kau mencium harum memabukkan bunga-bunga yang  dikirim   untukmu, waspadailah. &lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duduklah  dan bacalah surat ini… aku  adalah Ayahmu. Kini adalah  giliranmu untuk  tampil dan menggapai puncak  kebanggan. Kini adalah  giliranmu untuk  melayang ke angkasa bersama riuh  suara tepuk tangan  para pemirsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terbanglah  ke angkasa namun sekali-kali  pijakkan kakimu di bumi dan  saksikanlah  kehidupan masyarakat. Kehidupan  yang mereka tampilkan  dengan perut  kosong kelaparan di saat kedua kaki  mereka bergemetar  karena  kemiskinan. Dulu aku juga salah satu dari  mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geraldine  putriku, kau tidak mengenalku dengan baik. Pada malam-malam   saat jauh  darimu aku menceritakan banyak kisah kepadamu namun aku tidak   pernah  mengungkapkan penderitaan dan kesedihanku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini juga kisah yang   menarik. Cerita tentang seorang badut lapar yang  menyanyi dan menerima   sedekah di tempat terburuk di London.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah ceritaku. Aku  telah  merasakan kelaparan. Aku merasakan  pedihnya kemiskinan. Yang  lebih parah  lagi, aku telah merasakan  penderitaan dan kehinaan badut  gelandangan  itu yang menyimpan gelombang  lautan kebanggaan dalam  hatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku juga  merasakan bahwa urang recehan sedekah pejalan  kaki itu sama  sekali tidak  meruntuhkan harga dirinya. Meski demikian  aku tetap hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geraldine putriku, dunia yang kau hidup di  dalamnya adalah dunia seni   dan musik. Tengah malam saat kau keluar  dari gedung teater itu,   lupakanlah para pemuja kaya itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi  kepada sopir taksi yang  mengantarmu pulang ke rumah, tanyakanlah   keadaan istrinya. Jika dia  tidak punya uang untuk membeli pakaian untuk   anaknya, sisipkanlah uang  di sakunya secara sembunyi-sembunyi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geraldine  putriku, sesekali naiklah bus dan kereta bawah tanah.   Perhatikanlah  masyarakat. Kenalilah para janda dan anak-anak yatim dan   paling tidak  untuk satu hari saja katakan: “Aku juga bagian dari   mereka”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada  hakikatnya kau benar-benar seperti mereka. Seni sebelum  memberikan   dua sayap kepada manusia untuk bisa terbang, ia akan  mematahkan kedua   kakinya terlebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika kau merasa sudah berada  di atas  angin, saat itu juga  tinggalkanlah teater dan pergilah ke  pinggiran  Paris dengan taksimu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku mengenal dengan baik wilayah itu. Di   situ kau akan menyaksikan para  seniman sepertimu. Mereka berakting   lebih indah dan lebih menghayati  daripada kamu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bedanya di situ  tidak  akan kau temukan gemerlap lampu seperti di  teatermu. Ketahuliah  bahwa  selalu ada orang yang berakting lebih baik  darimu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geraldine  putriku, aku mengirimkan cek ini untukmu, belanjakanlah   sesuka  hatimu. Namun ketika kau ingin membelanjakan dua franc,   berpikirlah  bahwa franc ketiga bukan milikmu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itu adalah milik seorang  miskin  yang memerlukannya. Jika kau  menghendakinya, kau dapat menemukan   orang miskin itu dengan sangat  mudah. Jika aku banyak berbicara  kepadamu  tentang uang, itu karena aku  mengetahui kekuatan ‘anak setan’  ini dalam  menipu…..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geraldine putriku, masih ada banyak hal yang akan aku ceritakan  kepadamu, namun aku akan menceritakannya di kesempatan lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan aku  akhiri suratku ini dengan,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jadilah  manusia, suci dan satu hati, karena lapar, menerima sedekah,   dan mati  dalam kemiskinan, seribu kali lebih mudah dari pada kehinaan   dan  tidak memiliki perasaan”.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Surat wasiat seorang Ayah kepada putrinya ini sungguh berharga, tidak    berupa harta benda tetapi sebuah pesan penuh makna yang lebih berharga    dari harta manapun di dunia ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Sebuah pesan terakhir dari sang Ayah  yang mengingatkan putrinya untuk   senantiasa berbagi dan rendah hati,  karena tidak semua orang memiliki   nasib seberuntung anaknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-4079196202865996939?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/4079196202865996939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/surat-nasehat-mendiang-charlie-chaplin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/4079196202865996939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/4079196202865996939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/06/surat-nasehat-mendiang-charlie-chaplin.html' title='Surat Nasehat Mendiang Charlie Chaplin untuk Putri Tercinta'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0i3UAMryERs/TgTU8qGi7aI/AAAAAAAAEDQ/tljhAtmqEZY/s72-c/charlie-chaplin_l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-4788797682968248723</id><published>2011-02-24T09:01:00.000-08:00</published><updated>2011-02-24T09:10:17.105-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasih Sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menyentuh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Kanker'/><title type='text'>Kisah Menyentuh dari Anak Kanker</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-L89FIgQC6Ls/TWaQpGA_3xI/AAAAAAAADDg/0ZA35O5V4GY/s1600/hasrat_anak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-L89FIgQC6Ls/TWaQpGA_3xI/AAAAAAAADDg/0ZA35O5V4GY/s320/hasrat_anak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577304224208772882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran. Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan. Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Sindu tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). Sindu anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibu dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengambil mangkok dan berkata Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak2 sama ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Sindu mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata “boleh ayah akan saya makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan saya habiskan, tapi saya akan minta” agak ragu2 sejenak “akan minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya. Apakah ayah mau berjanji memenuhi permintaan saya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjawab “oh pasti, sayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindu tanya sekali lagi, “betul nih ayah ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah pasti sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut sebagai tanda setuju.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama, istriku menepuk tangan Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi, janji kata istriku. Aku sedikit khawatir dan berkata: “Sindu jangan minta komputer atau barang2 lain yang mahal yah, karena ayah saat ini tidak punya uang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindu menjawab : jangan khawatir, Sindu tidak minta barang2 mahal kok. Kemudian Sindu dengan perlahan-lahan dan kelihatannya sangat menderita, dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama istri dan ibuku yang memaksa Sindu untuk makan sesuatu yang tidak disukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Sindu melewati penderitaannya, dia mendekatiku dengan mata penuh harap, dan semua perhatian (aku, istriku dan juga ibuku) tertuju kepadanya. Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin/dibotakin pada hari Minggu. Istriku spontan berkata permintaan gila, anak perempuan dibotakin, tidak mungkin. Juga ibuku menggerutu jangan terjadi dalam keluarga kita, dia terlalu banyak nonton TV dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku coba membujuk: Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak. Tapi Sindu tetap dengan pilihannya, tidak ada yah, tak ada keinginan lain, kata Sindu. Aku coba memohon kepada Sindu : tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindu dengan menangis berkata : ayah sudah melihat bagaimana menderitanya saya menghabiskan nasi susu asam itu dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi permintaan saya. Kenapa ayah sekarang mau menarik/menjilat ludah sendiri? Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral, bahwa kita harus memenuhi janji kita terhadap seseorang apapun yang terjadi seperti Raja Harishchandra (raja India jaman dahulu kala) untuk memenuhi janjinya rela memberikan tahta, harta/kekuasaannya, bahkan nyawa anaknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku : janji kita harus ditepati. Secara serentak istri dan ibuku berkata : apakah aku sudah gila? Tidak, jawabku, kalau kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri. Sindu, permintaanmu akan kami penuhi. Dengan kepala botak, wajah Sindu nampak bundar dan matanya besar dan bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin, aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Sindu botak berjalan ke kelasnya dan melambaikan tangan kepadaku. Sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari mobil sambil berteriak : Sindu tolong tunggu saya. Yang mengejutkanku ternyata, kepala anak laki2 itu botak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpikir mungkin”botak” model jaman sekarang. Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari mobil dan berkata: “anak anda, Sindu benar2 hebat. Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia sekarang, Harish adalah anak saya, dia menderita kanker leukemia.” Wanita itu berhenti sejenak, nangis tersedu-sedu, “bulan lalu Harish tidak masuk sekolah, karena pengobatan chemo therapy kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi ke sekolah takut diejek/dihina oleh teman2 sekelasnya. Nah Minggu lalu Sindu datang ke rumah dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi. Hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Harish. Tuan dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdiri terpaku dan aku menangis, malaikat kecilku, tolong ajarkanku tentang kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-4788797682968248723?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/4788797682968248723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/kisah-menyentuh-dari-anak-kanker.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/4788797682968248723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/4788797682968248723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/kisah-menyentuh-dari-anak-kanker.html' title='Kisah Menyentuh dari Anak Kanker'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-L89FIgQC6Ls/TWaQpGA_3xI/AAAAAAAADDg/0ZA35O5V4GY/s72-c/hasrat_anak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-375499130175640453</id><published>2011-02-12T10:07:00.000-08:00</published><updated>2011-02-18T07:50:13.358-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasih Sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesetiaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orangtua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pohon Apel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengorbanan'/><title type='text'>Pohon Apel yang Mengorbankan Segalanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-VapKr-1a1fU/TV6VLtQan7I/AAAAAAAAC6s/wyii7TmJK3A/s1600/pohon-apel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 264px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-VapKr-1a1fU/TV6VLtQan7I/AAAAAAAAC6s/wyii7TmJK3A/s320/pohon-apel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5575057417090801586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pohon Apel yang Mengorbankan Segalanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke puncak pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tidak punya uang untuk membelinya". Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang..., tapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan sukacita. Namun, setelah itu anak lelaki tersebut tidak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi." kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku tidak punya rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu", kata pohon apel. Kemudian, anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tidak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersukacita menyambutnya. 'Ayo bermain-main lagi denganku." kata pohon apel. 'Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang." Aku ingin berlibur dan berlayar. Maukah kau memberiku sebuah kapal berlibur dan berlayar. Maukah kau memberiku sebuah kapal untuk pesiar?" Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah." Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu berlayar dan ttak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf, anakku," kata pohon apel itu. 'Aku sudah tidak punya buah apel lagi untukmu." Tak apa. Aku pun sudah tak punya gigi untuk menggigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu. 'Aku juga tak pynya batang dan dahan yang bisa kau panjat," ujar pohon apel. "Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab lelaki itu. 'Aku benar-benar tak punya apa=apa lagi yang bisa kuberikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel sambil menitikkan air mata. 'Aku tidak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki, "aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu." "Ooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahat dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah untuk kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita masih muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orangtua kita. Dan yang terpenting : cintailah orangtua kita. Berilah perhatian dan kasih sayang anda pada orang tua. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan tapi tidak diketahui. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintai mereka, dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan mereka berikan kepada kita. Berbagilah, selama waktu masih ada. Semoga kita, orangtua kita dan sahabat-sahabat kita, bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-375499130175640453?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/375499130175640453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/pohon-apel-yang-mengorbankan-segalanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/375499130175640453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/375499130175640453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/pohon-apel-yang-mengorbankan-segalanya.html' title='Pohon Apel yang Mengorbankan Segalanya'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-VapKr-1a1fU/TV6VLtQan7I/AAAAAAAAC6s/wyii7TmJK3A/s72-c/pohon-apel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-3303680530752643144</id><published>2011-02-03T10:47:00.000-08:00</published><updated>2011-02-10T07:57:13.845-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pilih Kasih'/><title type='text'>Ayah Pilih Kasih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-kEBQ6DBjbLU/TVQKzFCdDEI/AAAAAAAAC2s/aCvq1H0a3VU/s1600/ayah.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-kEBQ6DBjbLU/TVQKzFCdDEI/AAAAAAAAC2s/aCvq1H0a3VU/s320/ayah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572090511606221890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Ceplus02%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayah Pilih Kasih &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Ayah mengutamakan pria meremehkan wanita, kesan ini sudah berurat akar dalam sanubariku sejak masa kanak-kanak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejak kecil hingga dewasa, akuselalu mendapat pakaian bekas kakak laki-lakiku. Bagaimanapun, seorang gasid yang mengenakan pakaian kakaknya yang longgar dan usang, rasanya sangat janggal. Saat pulang sekolah, aku selalu berlengah-lengah jalan di belakang, takut kepergok teman-temanku, yang akan mengejek dan menertawakanku sebagai bocah gadungan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kakakku seorang laki-laki cacat, lebih tua &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tahun dariku. Meski aku anak perempuan, tapi aku sangat tekun belajar, setiap ujian aku selalu dapat peringkat pertama.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seharusnya akulah yang paling pantas disayang ayah. Karena hal ini, aku selalu tidak terima akan sikap ayah terhadapku, aku menganggap ayah pilih kasih. Suatu hari saat tahun baru, ayah lagi-lagi membelikan pakaian baru untuk kakak, sedangkan aku tidak satu pun. Akhirnya aku tak tahan lagi, melabrak ayah sambil berteriak, “Ayah pilih kasih! Aku benar-benar tidak mengerti. Ia hanya laki-laki cacat, apa bagusnya meski berpakaian bagus sekalipun?! Mendengar itu, bukan main marahnya ayah dan ia menamparku. Aku tidak menyerah dan mengangkat kepalaku, bak seekor singa yang lapar aku meraung sambil menatap ayah, “Aku tahu ayah memandang rendah padaku, ayo pukul lagi! Kalau perlu bunuh saja sekalian!” Muka ayah merah padam saking marahnya, kemudian ia hendak menampar lagi, tapi dicegah oleh ibu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejak itu, aku makin benci sama keluarga ini, aku belajar dengan tekun, dan berencana hendak meninggalkan keluarga ini setelah lulus ke perguruan tinggi. Abangku hanya sekolah beberapa tahun, setelah itu berhenti dan tinggal di rumah, prestasi belajarnya selama ini sebenarnya sangat memuaskan. Tapi aku tidak merasa menyesal untuknya, malah aku merasa senang, “Siapa suruh kau cacat?”&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah lulus SMA aku berhasil diterima di sebuah lembaga ilmu kedokteran. Dua tahun kemudian, aku menjalin &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;asmara&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dengan seorang pria. Kami berunding untuk membeli rumah di daerah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Keluarga laki-laki pacarku tinggal di desa, keadaan ekonomi mereka juga biasa-biasa saja. Kami telah menyimpan sebagaian tabungan, tapi untuk kredit rumah masih kurang. Aku harap keluargaku bisa memberi sebagian tambahan, dan ketika aku menceritakan hal ini ke ayah, tak disangka ia untuk biaya kakakmu memperistri nanti! Masalah pembelian rumah, kau pikirkanlah sendiri! Kalau uangmu tidak cukup, tidak perlu beli yang terlalu besar!” Ayah yang tidak mengerti perasaan membuat kau sungguh sangat kecewa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Belakang akhirnya pernikahan kakak telah dibicarakan dan disetujui, yaitu seorang gadis desa tetangga yang polos. Ayah mengeluarkan puluhan ribu yuan dan dengan cukup meriah menyelenggarakan pernikahan mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah menikah., aku juga sudah jarang pulang ke rumah. Beberapa hari yang lalu ayah ulang tahun yang ke-60, ibu meneleponku, tapi aku menolak dengan alas an lagi sibuk dan mungkin tidak bisa pulang. Dengan kecewa ibu menutup telepon.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Suamiku mengatakan, tidak baik kalau ulang tahun ayah sampai tidak menyempatkan diri untuk pulang. Suamiku memberi berbagai nasehat, dan akhirnya aku pulang juga. Ayah tampak gembira, sibuk ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kemari sambil bersenandung. Aku merogoh 200 yuan untuk ayah. Tapi ayah menolaknya dengan alas an, “Kalian juga bukan keluarga berada, simpanlah untuk kebutuhan sendiri nanti.” Dengan nada datar aku berkata.”Benar! Saat aku menikah juga tidak ada apa-apa, kami membeli sedikit demi sedikit, dan sudah hamper lengkap seperti yang dimiliki kakak.” Ayah tahu ada makna lain dalam ucapanku, setelah itu ia tidak bicara lagi, dan sepanjang hari tidak terdengar lagi nyanyian falls-nya itu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Malamnya, aku tidur bersama ibu. Pada malam itu ibu mengatakan, “Gadis manis, lain kali tidak boleh berkata begitu sama ayah, karena marah ayahmu hari ini menyeka air matanya.” Aku berbisik pelan, “Siapa suruh dia pilih kasih?” Ibu menarik napas panjang lalu berkata, “Sayang, tahukah kamu kenapa kaki kakakmu cacat?” Aku menggeleng. “Saat kamu masih anak-anak, suatu ketika ayah membawamu dan kakamu menumpangi traktor pergi ke pecan raya, tapi traktor itu terbalik di tengah jalan, dengan nalurinya ayah memelukmu dan menloncat keluar. Namun, ketika ayah kembali lagi mencari kakakmu, kakinya telah tertindih di bawah roda. Kakakmu kemudian di bawa ke rumah sakit, dan meski nyawanya selamat, tapi meninggalkan cacat seumur hidup. Dan sampai sekarang ayahmu masih merasa sangat bersalah, ia tidak melindungi kalian dengan baik sekaligus. Tapi ayah juga tidak mau aku menceritakan hal yang sebenarnya padamu, ayah takut kau akan memikul beban jiwa yang berat.”&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku termangu.., dan air mata berlinang membasahi wajahku.&lt;/p&gt;    &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-3303680530752643144?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/3303680530752643144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/ayah-pilih-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3303680530752643144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/3303680530752643144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/ayah-pilih-kasih.html' title='Ayah Pilih Kasih'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-kEBQ6DBjbLU/TVQKzFCdDEI/AAAAAAAAC2s/aCvq1H0a3VU/s72-c/ayah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-5567593001855428330</id><published>2011-02-03T10:32:00.000-08:00</published><updated>2011-02-10T07:53:10.575-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesabaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemurahan Hati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerelaan Memaafkan'/><title type='text'>Kesabaran, Kemurahan Hati, dan Kerelaan Memaafkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TVQJ19H1CYI/AAAAAAAAC2k/CWn2IbMpFtw/s1600/car-key-bmw.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TVQJ19H1CYI/AAAAAAAAC2k/CWn2IbMpFtw/s320/car-key-bmw.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572089461509261698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Ceplus02%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt;&lt;/style&gt;&lt;b style=""&gt;Kesabaran, Kemurahan Hati, dan Kerelaan Memaafkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kehidupan kita senantiasa diwarnai oleh riak-riak. Seringkali dalam perjalanan hidup, kita mengalami konflik dengan orang lain, saudara kita meupun sahabat-sahabat kita. Masalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang memicu konflik bias aja suatu hal kecil, perbedaan kepentingan maupun perbedaan cara berpikir. Konflik yang ada awalnya mungkin hanya menimbulkan kejengkelan, kesesalan dalam hati. Akan tetapi, setelahnya, ego dalam diri mulai bekerja, mencari-cari pembenaran bagi diri sendiri, mencari-cari kesalahan dari orang yang kita tidak sukai tersebut. Lama-lama yang kita pikirkan tentang orang tersebut hanyalah kejelekan-kejelekannya. Kita semakin terbutakan oleh ego dan kebencian kita, kita terus memendamnya dalam hati kita, dalam ingatan kita.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kata-kata bijak Tiongkok kuno yang menyatakan “Kerelaan Memaafkan Adalah Kemulian Hati Terbesar.” Anda mungkin berpikir bahwa orang tersebut dapat berkata demikian lantaran dia tidak sedang diliputi kejengkelan dan kebencian, ketika dia sendiri yang mengalami konflik dan ketidaksukaan, mungkin dia juga tidak akan bisa rela memaafkan. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; benarnya, memang.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi pernahakah kita merenungkan bahwa pemendaman rasa marah, jengkel maupun benci hanya merusak batin kita sendiri ? juga merusak kesehatan kita. Pernakah kita merenungkan betapa langkanya kesempatan untuk memaafkan itu ? Pernahakah terlintas dalam pikiran kita kalau orang yang kita benci atau jengkel itu juga sebenarnya punya kesulitan-kesulitan tersendiri ? Pernakah kita belajar untuk mencoba memahaminya?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rasa marah, jengkel, benci…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sadari…, perlahan..&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkin.., suatu masa.. , Anda akan menyadari bodohnya sikap anda yang tercengkeram oleh perasaan tidak suka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkin…, bahkan ketika anda tersadar dan ingin sekali memaafkan orang-orang tersebut, semuanya sudah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkinkah ini terjadi? Saya ingin mengajak anda dalam serpihan kisah berikut.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hsiau-fei adalah seorang mahasiswa yang sebentar lagi akan diwisuda. Dia sangat mendambakan akan mendapatkan hadiah wisuda dari ayahnya, seorang pengusaha kaya yang sangat menyayanginya sebagai anak satu-satunya. Hsiau-fei selama berhari-hato telah membayangkan akan mengendari mobil BMW idamannya sambil bersenang-senang dengan temannya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saat yang dinantikan pun tibalah, yan gmana setelah diwisuda, dengan langkah penuh keyakinan Hsiau-fei melangkah menemui ayahnya yang tersenyum sambil berlinang air mata menyampaikan betapa dia sangat kagum akan anak satu-satunya dan snguh dia mencintainya. Ayahnya kemudian mengeluarkan seuah kado yang dibungkus rapi, dan sungguh hal ini membuat Hsiau-fei terpaku karena bukanlah kunci mobil BMW sebagaimana yang diharapkannya. Dengan perasaan gundah dibukanya juga kado itu di mana berisi kita Buddha Vacana yang terjilid rapi berlapiskan tulisan emas nama Hsiau-fei di sampul depannya. Hancur sekali hati Hsiau-fei menerima hadiah kitab tersebut, dan dengan marah tanpa dapat terkendalikan, dia membanting kitab tersebut sambil berteriak nyaring, “Apakah ini cara Ayah mencintai saya?! Padahal dengan uang Ayah yang banyak, tidaklah sulit untuk membelikan hadiah yang memang telah Ayah ketahui sudah lama saya idamkan!!!” Kemudian Hsiau-fei tanpa melihat reaksi ayahnya lagi, berlari kencang meninggalkannya dan bersumpah tidak akan menemuinya lagi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari, bulan, dan tahun pun berganti. Hsiau-fei yang telah pindah tinggal di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; lain akhirnya berhasil menjadi seorang pengusaha yang sukses karena bermodalkan otaknya yang cemerlang. Selain memiliki mobil dan rumah yang mewah, dia juga telah berkeluarga dan memiliki tiga anak. Sementara, ayahnya sudah pension dan semakin tua serta tinggal sendirian. Ayahnya selalu menanti kedatangan Hsiau-fei. Hsiau-fei ada kalanya juga rindu kepada ayahnya, namun setiap kali mengingat kejadian hari wisuda tersebut, dia pun menjadi marah kembali dan merasa sakit hati atas hadiah kitab dari ayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sampai suatu hati, datanglah telegram dari tetangga ayahnya yang memberitahukan bahwa ayahnya telah meninggal dunia, dan sebelum meninggal dia telah meninggalkan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; wasiat kepada Hsiau-fei di mana semua hartanya akan diwariskan kepadanya. Akhirnya Hsiau-fei pulang untuk mengurus harta peninggalan ayahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memasuki halaman rumahnya, timbullah rasa penyesalan yang menyebabkannya sedih sekali memikirkan sikap ketidaksabarannya, khususnya saat wisuda. Hsiau-fei merasa sangat menyesal telah menolak ayahnya. Dengan langkah berat dia memasuki rumah dan satu per satu perabot diperhatikannya bersama ayahnya. Dengan kunci wasiat yang diterimanya, dia membuka brankas besi ayahnya dan menemukan kita Buddha Vacana dengan ukiran emas namanya, hadiah hari wisuda.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia muali membuka halaman kitab tersebut dan menemukan tulisan ayahnya di halaman depan, “Dengan segala kejahatan yang telah kamu lakukan selama hidupmu, tetapi kamu tahu memberikan yang terbaik untuk anakmu, sungguh para Buddha dan Bodhisattwa akan terguncang dengan perbuatanmu.: Tanpa disengaja, tiba-tiba dari sampul kitab tersebut jatuh sebuah kunci mobil BMW dan kwitansi pembelian mobil yang tanggalnya persis satu bulan sebelum hari wisuda Hsiau-fei.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hsiau-fei terpaku tanpa bisa bersuara, berbagai perasaan menghinggapinya. Dengan sisa tenaga yang ada, Hsiau-fei segera berlari ke garasi dan menemukan sebuah mobil BMW yang telah berlapiskan debu tetapi masih jelas bahwa mobil tersebut terbungkus plastik. Di depan kemudi terpampang foto ayahnya yang tersenyum bangga. Tiba-tiba lemaslah seluruh tubuhnya, dan air matanya tanpa terasa mengalir terus tanpa dapat ditahannya.. suatu penyesalan mendalam atas ketidaksabarannya sendiri.. suatu penyesalan yang tak mungkin berakhir.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-5567593001855428330?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/5567593001855428330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/kesabaran-kemurahan-hati-dan-kerelaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/5567593001855428330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/5567593001855428330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/kesabaran-kemurahan-hati-dan-kerelaan.html' title='Kesabaran, Kemurahan Hati, dan Kerelaan Memaafkan'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TVQJ19H1CYI/AAAAAAAAC2k/CWn2IbMpFtw/s72-c/car-key-bmw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-7780312427457075117</id><published>2011-02-03T09:57:00.000-08:00</published><updated>2011-02-10T07:48:50.039-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesetiaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hachiko'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anjing'/><title type='text'>Hachiko, Anjing yang Setia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TVQItm-u7eI/AAAAAAAAC2c/CArhUnQdxF8/s1600/HachikoAsli.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TVQItm-u7eI/AAAAAAAAC2c/CArhUnQdxF8/s320/HachikoAsli.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572088218614951394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Ceplus02%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hachiko, Anjing yang Setia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Jika anda mengunjungi Shibuya, pusat perbelanjaan terpadat di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Tokyo&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, Anda mungkin akan menjumpai sebuah patung anjing di salah satu pintu keluar stasiun. Patung ini didirikan untuk mengenang Hachiko, anjing ras &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;akita&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang sangat terkenal akan kesetiaannya.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tahun 1923. Pada musim dingin yang menggigit, di antara hamparan salju di Prefektur &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Akita&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, seekor anak anjing ditinggalkan oleh pemiliknya. Profesor Hidesaburo Ueno yang menemukan anak anjing ini merasa iba dan membawanya pulang. Anak anjing yang imut dan lucu ini benar-benar menggemaskan dan membawakan kegembiraan hati bagai Profesor Ueno. Setiap hari Profesor selalu berbagi makanan dengannya, memandikannya, dan merawatnya. Profesor memebrikan nama “Hachiko” kepada anak anjing ini.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hachiko pun sangat menyukai Profesor. Pada tahun 1924, Hachiko dibawa ke &lt;st1:city st="on"&gt;Tokyo&lt;/st1:city&gt; oleh Profesor Ueno yang mengajar jurusan pertanian di Universitas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Tokyo&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Setiap hari Profesor berangkat ke kampus menggunakan densha (kereta api) dari Stasiun Shibuya. Setiap hari pula Hachiko selalu menemani Profesor berangkat ke Stasiun Shibuya. Setelah Profesor berangkat, Hachiko pun akan pulang ke rumah dengan sendirinya, kemudian sore harinya, datang lagi ke Stasiun Shibuya untuk menunggu kepulangan Profesor. Setiap kali Profesor turun dari densha, Hachiko pun terlihat telah menunggunya. Hachiko dan Profesor kemudian akan pulang bersama-sama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Demikianlah hari demi hari Hachiko selalu mengantarkan dan menemani Profesor Ueno.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Suatu hari, Profesor merasa kurang sehat. Walaupun demikian, Profesor tetap berangkat mengajar seperti biasanya. Hachiko pun, seperti biasanya, menemani Profesor berangkat ke stasiun Shibuya. Ketika sedang mengajar, Profesor tiba-tiba limbung dan terjatuh. Profesor Ueno mengalami serangan stroke. Murid-murid dan staf kampus yang kaget, segera membawa Profesor ke rumah sakit, Akan tetapi, nyama professor tak tertolong lagi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hachiko, sore harinya, seperti biasa berangkat lagi dari rumah ke Stasiun Shibuya untuk menunggu kepulangan tuannya. Akan tetapi, kali ini, di antara kerumunan orang-orang yang turun dari densha, tidak ada sang Profesor. Hachiko terus menunggu dan menunggu, berharap sosok sang Profesor akan menghampirin, dan bersama-sama pulang ke rumah.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Siang tergantikan malam. Akan tetapi, tuan yang ditunggu-tunggu tak kunjung dating. Hachiko pun pulang sendirian.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Keesokan harinya, Hachiko datang lagi ke Stasiun Shibuya, menunggu kepulangan sang Profesor. Akan tetapi, lagi-lagi professor yang dinanti-nantinya tak kunjung tiba.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Esok harinya, Hachiko datang lagi ke stasiun dan menunggu. Esoknya lagi.. dan esoknya lagi. Tak peduli hamparan salju yang membeku pada musim dingin, maupun udara musim panas yang lembab dan gerah, setiap harinya Hachiko pasti selalu datang menunggu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; penumpang yang mengetahui bahwa Hachiko sedang menunggu tuannya yang tak akan pernah kembali lagi, merasa simpati dan mencoba memberitahunya, “Hachiko, tuanmu tidak akan kembali lagi, tidak perlu menunggu lagi.”&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akan tetapi, Hachiko tetap menunggu. Tanpa pernah absent sehari pun, selama hamper 11 tahun, Hachiko tetap menunggu…&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Suatu pagi, seorang petugas stasiun menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan jalan, Anjing itu telah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada tuannya pun ia bawa sampai mati.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Warga yang mendengar kematian Hachiko pun berdatangan ke Stasiun Shibuya. Jika anda mengunjungi Shibuya, Anda akan menemukan patung Hachiko di sisi utara Stasiun Shibuya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sampai saat ini pun, sekitaran patung Hachiko sering dijadikan tempat janji temu oleh orang-orang ataupun pasangan kekasih. Mereka berharap akan ada kesetiaan seperti yanh telah dicontohkan oleh Hachiko saat mereka menunggu maupun berjanji untuk datang..&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oleh orang Jepang, Hachiko dikenang dengan sebutan Chuuken Hachiko, yang artinya “Hachiko, anjing yang setia.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-7780312427457075117?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/7780312427457075117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/hachiko-anjing-yang-setia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/7780312427457075117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/7780312427457075117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/hachiko-anjing-yang-setia.html' title='Hachiko, Anjing yang Setia'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TVQItm-u7eI/AAAAAAAAC2c/CArhUnQdxF8/s72-c/HachikoAsli.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5733783968128655505.post-8277774266280516427</id><published>2011-02-01T10:28:00.000-08:00</published><updated>2011-02-01T10:37:00.113-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Cacat Mental'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ditinggal'/><title type='text'>Anak Cacat Mental yang ditinggal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TUhRu09JBDI/AAAAAAAACz0/QxF7O7Ngmgc/s1600/2.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 278px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TUhRu09JBDI/AAAAAAAACz0/QxF7O7Ngmgc/s320/2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568790804174537778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kisah mengenai seorang anak cacat mental yang sengaja ditinggal oleh  ibunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tahun yang lalu saya  melahirkan seorang anak laki-laki,&lt;br /&gt;wajahnya lumayan tampan namun  terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,&lt;br /&gt;memberinya nama Eric. Semakin lama  semakin nampak jelas bahwa anak ini&lt;br /&gt;memang agak terbelakang. Saya  berniat memberikannya kepada orang lain&lt;br /&gt;saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Sam mencegah  niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya&lt;br /&gt;membesarkannya juga. Di tahun  kedua setelah Eric dilahirkan saya pun&lt;br /&gt;melahirkan kembali seorang  anak perempuan yang cantik mungil. Saya&lt;br /&gt;menamainya Angelica. Saya  sangat menyayangi Angelica, demikian juga&lt;br /&gt;Sam. Seringkali kami  mengajaknya pergi ke taman hiburan dan&lt;br /&gt;membelikannya pakaian  anak-anak yang indah-indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak demikian halnya dengan  Eric. Ia hanya memiliki beberapa&lt;br /&gt;stel pakaian butut. Sam berniat  membelikannya, namun saya selalu&lt;br /&gt;melarangnya dengan dalih penghematan  uang keluarga. Sam selalu&lt;br /&gt;menuruti perkataan saya. Saat usia  Angelica 2 tahun, Sam meninggal&lt;br /&gt;dunia. Eric sudah berumur 4 tahun  kala itu. Keluarga kami menjadi&lt;br /&gt;semakin miskin dengan hutang yang  semakin menumpuk. Akhirnya saya&lt;br /&gt;mengambil tindakan yang akan membuat  saya menyesal seumur hidup. Saya&lt;br /&gt;pergi meninggalkan kampung kelahiran  saya beserta Angelica. Eric yang&lt;br /&gt;sedang tertidur lelap saya  tinggalkan begitu saja. Kemudian saya&lt;br /&gt;tinggal di sebuah gubuk setelah  rumah kami laku terjual untuk membayar&lt;br /&gt;hutang. Setahun, 2 tahun, 5  tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak&lt;br /&gt;kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah  menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia&lt;br /&gt;Pernikahan  kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat&lt;br /&gt;buruk  saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah&lt;br /&gt;sedikit  demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah&lt;br /&gt;berumur  12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah&lt;br /&gt;perawatan.  Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi&lt;br /&gt;yang  mengingatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi  dulu seperti&lt;br /&gt;sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang  saya menyadari&lt;br /&gt;betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan  Eric melintas&lt;br /&gt;kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan  menjemputmu Eric. Sore&lt;br /&gt;itu saya memarkir mobil biru saya di samping  sebuah gubuk, dan Brad&lt;br /&gt;dengan pandangan heran menatap saya dari  samping. “Mary, apa yang&lt;br /&gt;sebenarnya terjadi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, Brad, kau pasti  akan membenciku setelah saya menceritakan hal&lt;br /&gt;yang telah saya  lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan&lt;br /&gt;terisak-isak. Ternyata  Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah&lt;br /&gt;memberikan suami yang  begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis&lt;br /&gt;saya reda, saya  keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.&lt;br /&gt;Mata saya menatap  lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari&lt;br /&gt;hadapan saya. Saya  mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya&lt;br /&gt;tinggali beberapa bulan  lamanya dan Eric..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eric…&lt;br /&gt;Namun saya tidak menemukan siapapun  juga di dalamnya. Hanya ada&lt;br /&gt;sepotong kain butut tergeletak di lantai  tanah. Saya mengambil seraya&lt;br /&gt;mengamatinya dengan seksama… Mata mulai  berkaca-kaca, saya mengenali&lt;br /&gt;potongan kain tersebut sebagai bekas  baju butut yang dulu dikenakan&lt;br /&gt;Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget  sebab suasana saat itu gelap&lt;br /&gt;sekali. Kemudian terlihatlah wajah  orang itu yang demikian kotor.&lt;br /&gt;Ternyata ia seorang wanita tua.  Kembali saya tersentak kaget manakala&lt;br /&gt;ia tiba-tiba menegur saya  dengan suaranya yang parau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau  kemari?!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu  kenal&lt;br /&gt;dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”&lt;br /&gt;Ia  menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10&lt;br /&gt;tahun  yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus&lt;br /&gt;menunggu  ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega,&lt;br /&gt;saya  terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya.&lt;br /&gt;Walaupun  saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah,&lt;br /&gt;namun  saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan&lt;br /&gt;yang  lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis&lt;br /&gt;setiap  hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun  membaca tulisan di kertas itu…&lt;br /&gt;“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah  kembali lagi…? Mommy marah sama&lt;br /&gt;Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang  pergi saja, tapi Mommy harus berjanji&lt;br /&gt;kalau Mommy tidak akan marah  lagi sama Eric. Bye, Mom…”&lt;br /&gt;Saya menjerit histeris membaca surat itu.  “Bu, tolong katakan…&lt;br /&gt;katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan  meyayanginya sekarang!&lt;br /&gt;Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu!  Tolong katakan..!!”&lt;br /&gt;Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nyonya,  semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric&lt;br /&gt;telah  meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya&lt;br /&gt;sangat  kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan&lt;br /&gt;di  belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut&lt;br /&gt;apabila  Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya&lt;br /&gt;ada di  dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari&lt;br /&gt;belakang  gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang&lt;br /&gt;lemah ia  terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5733783968128655505-8277774266280516427?l=hatikasih.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hatikasih.blogspot.com/feeds/8277774266280516427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/anak-cacat-mental-yang-ditinggal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/8277774266280516427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5733783968128655505/posts/default/8277774266280516427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hatikasih.blogspot.com/2011/02/anak-cacat-mental-yang-ditinggal.html' title='Anak Cacat Mental yang ditinggal'/><author><name>PSIKOLOG / SINSHE / AKUPUNKTURIS</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8tuIVs5H7Fw/TUhRu09JBDI/AAAAAAAACz0/QxF7O7Ngmgc/s72-c/2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
