Laman

Rabu, 02 Mei 2012

Karena Sakit Seorang Lelaki Mencarikan Suami Baru bagi Istrinya

Terdengar janggal namun justru di dalamnya tersirat ketulusan dan rasa cinta. Liu Li, 39 tahun, menyadari betapa beratnya penyakit yang dideritanya. Tetapi di pihak lain ia tak mau merepotkan istrinya, Shi Zhihong, 37 tahun.
 
Li menderita penyakit yang disebut Ankylosing Spondylitis, suatu penyakit yang membuat tulang belakang menyatu. Dokter menyebutkan penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Tetapi bisa dibantu menahannya dengan obat-obatan tetapi itu pun sangat mahal. Sedangkan Li berasal dari keluarga sederhana.

Menanggapi vonis dokter itu, ia membujuk istrinya, Zhihong, agar mau menceraikannya dan ia mencari suami lain agar masa depannya dan kedua anaknya jadi terjamin. Ia berharap istri dan anak-anaknya menemukan kebahagiaan.

Upaya membujuk sang istri tak sampai di situ. Li kemudian memasang iklan online pada tahun lalu dan menceritakan maksud iklan tersebut. "Tolong, tolong carikan suami yang baik bagi istri saya. Saya tak ingin membebani istri saya lagi. Saya benar-benar sakit parah. Saya mungkin terperangkap di kursi roda tetapi itu pasti tak akan lama. Istri saya masih cukup muda, dia harus memiliki masa depan yang baik. Jika tidak saya tidak akan beristirahat dengan tenang ketika mati.....," begitu bunyi iklannya seperti dikutip The Telegraph.

Seperti dikutip koran Inggris itu, Li mengaku sudah berusaha untuk sekuat tenaga bagi penyembuhan dirinya dan kebaikan keluarganya. "Saya telah melakukan yang terbaik, tapi saya lemah dan mereka layak lebih baik. Ini akan meringankan hati saya," tambah Li.

Yang lebih membuat Li tersayat hatinya, kedua anaknya juga menyadari betapa untuk menyembuhkan ayahnya mereka membutuhkan biaya yang besar. Dan karena ingin berhemat anak-anaknya bahkan menolak saat dikasih sekadar permen. "Mereka mengira dengan cara begitu akan bisa membantu," ujarnya.

Sedangkan istrinya, Zhihong, tak setuju dengan gagasan suaminya mencarikan suami baru bagi dirinya. Ia pun mengetuk badan amal untuk membantu biaya pengobatan mereka. "Kami adalah keluarga baik tetapi miskin. Kami membutuhkan bantuan," ujar Zhihong. "Saya akan tetap jadi istrinya di kehidupan ini sekarang dan di kehidupan yang akan datang," tambahnya. (Foto: The Telegraph)
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar