Laman

Selasa, 03 April 2012

Frankie Legarreta, Sukses Menentukan Pilihan Hidup

Arti kesuksesan bersifat personal. Meski begitu, kebanyakan orang mengartikan sukses sebagai tingkat pencapaian harta dalam jumlah tertentu atau ambisi lainnya dalam hal kekuasaan. Tapi berbeda dengan Frankie Legarreta. Ia mampu meraih sukses dengan bekerja sebagai pengemudi becak di New York, atau biasa disebut pedicab.

Jenis sukses yang dicapai oleh Frankie ini adalah rasa bahagia dan kepuasan tersendiri dalam menjalani pekerjaannya. Meski kesehariannya diisi dengan menggenjot becak sejauh 32 km dari dan ke tempat mangkalnya setiap hari, Frankie bisa memperoleh manfaat yang lebih besar dan banyak dibanding yang didapatnya ketika masih bekerja di kantoran.

Ya, enam tahun lalu Frankie sempat melakukan pekerjaan nine-to-five. Namun, semuanya berubah ketika ia bertemu dengan seorang teman yang kebetulan memiliki banyak waktu luang. Ia menanyakan perihal pekerjaan temannya itu yang ternyata berprofesi sebagai penarik becak. Setelah melihat secara langsung bagaimana temannya bekerja, Frankie merasa begitu tertarik.

"Saya sudah bosan bekerja kantoran, jadi mulai mencoba menjadi pengemudi becak. Begitu saya menjalani profesi ini, saya berpendapat pekerjaan ini adalah cara yang sangat baik dalam mencari nafkah," begitulah pengakuan Frankie.

Dalam pengakuannya lebih lanjut, Frankie menjelaskan bahwa dengan menjadi pengemudi becak, ia bisa bertemu dengan berbagai macam orang dari seluruh dunia dan hal itu benar-benar membantu dirinya untuk bertumbuh baik secara mental maupun fisik. Memang kalau secara fisik, kegiatannya mengayuh mengelilingi Central Park, New York-yang menjadi tempat kerjanya-membuat berat badan Frankie turun lebih dari 16 kg.

Selain menjadi penarik becak, Frankie juga merangkap sebagai pemandu wisata bagi para penumpangnya. Dengan bersemangat, ia akan memberikan informasi tentang berbagai tempat menarik di kota New York yang memang tengah dilewati kendaraan becaknya.

Meski tidak pernah merasa lelah menggenjot mengelilingi Manhattan, Frankie tetap menanti-nantikan waktu bebasnya setelah seharian bekerja. "Selepas kerja, saya akan menghabiskan waktu bersama keluarga. Bersenang-senang dengan anak-anak," kata Frankie, "selama kami bisa membayar semua tagihan dan secara finansial kami baik-baik saja... kami merasa bahagia. Semua ini memang tentang kebahagiaan."

Selama tubuhnya masih sehat bugar, Frankie Legarreta akan terus memperlihatkan kota New York kepada para penumpang dengan becaknya selama berpuluh tahun kemudian. Karena hal itulah yang membuat hidupnya terasa lebih bermakna dan pasti lebih bahagia.

Itulah kisah sukses Frankie Legarreta. Sekali lagi, "sukses" dalam konteks ini tidak memiliki pengertian umum. Meski tak bergelimang harta, ia mampu menjalani kehidupannya dengan penuh bahagia bersama keluarganya, dan mengerjakan pekerjaannya dengan penuh sukacita. Itulah arti sukses sejati. Luar Biasa!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar