Laman

Rabu, 14 Maret 2012

I am Alive by Nick Vujicic

Seorang wanita di Thailand, menceburkan dirinya ke sebuah kolam yang berisi buaya dan menyerahkan dirinya untuk dimakan oleh buaya-buaya lapar di sebuah kebun binatang, membuat semua pengunjung histeris ketakutan. Ketika di selamatkan, wanita itu sudah tidak bernyawa, namun pihak kepolisian menemukan tangan wanita itu sedang menggenggam sesuatu. Sebuah kertas yang berisi kekecewaan dan sakit hatinya karena dikhianati oleh suaminya.

Seorang pemuda berusia 18 tahun di Wonogiri menjadi tragedi ke-5 kasus bunuh diri dalam kurun waktu 10 hari di awal Januari 2012.

Seorang Ibu melakukan bunuh diri dengan mengajak ketiga anak-anaknya. Setelah membunuh anak-anaknya dengan menenggelamkan mereka di bak mandi satu per satu, lalu ditidurkan di tempat tidur, lalu ia pun bunuh diri dengan meminum racun. Alasannya, ia tidak tega melihat anak-anaknya merasakan pahitnya hidup. Ia ingin menyelamatkan anak-anaknya. Begitulah isi surat yang ditinggalkan kepada suaminya.

Apa penyebabnya? Kenapa begitu banyak orang yang memilih jalan seperti itu? Stres? Depresi berat? Frustasi karena keinginannya tidak tercapai? Alasan ekonomi? Putus cinta? Tidak lulus ujian? Alasan apapun, bunuh diri bukanlah pilihan. Banyak orang-orang yang putus asa berkata, “Hidupku tidak ada artinya lagi”, “Hidupku monoton”, “Tidak ada yang peduli dengan saya, lebih baik saya mati saja”, dan masih banyak lagi alasan-alasan untuk mengakhiri hidup dengan cara yang tidak wajar. Kenapa kita terus-terusan mencari alasan untuk mengeluh? Kenapa kita tidak berbalik dan melihat betapa banyak anugerah dan berkat dalam hidup kita? Kenapa kita selalu fokus pada masalah-masalah yang kita hadapi lalu melupakan rasa syukur kepada Sang Pencipta?

Nick Vujicic, dalam sebuah lagu berjudul Something More, menyatakan bahwa ia pernah mencoba bunuh diri pada usia 10 tahun, karena ia merasa tidak kuat dengan hidup tanpa lengan dan kaki, tetapi, ia sadar, bahwa itu bukan pilihan yang benar. Ia sadar, bahwa Sang Pencipta tidak menginginkan itu terjadi. You should not give up on yourself!

Hidup memang seringkali tidak berjalan seperti yang kita bayangkan atau yang kita inginkan. Masalah-masalah sering datang dan pergi mewarnai hidup kita. Sadarkah kita, bahwa masalah-masalah yang kita hadapi itu mengingatkan kita bahwa kita hidup ? Nick Vujicic berkata, Problems, they remind me that I’m alive

Nikmati setiap proses dalam hidupmu. Setiap orang pasti memiliki cerita suka atau duka, dan jadikanlah cerita hidupmu itu berkat dan inspirasi bagi orang-orang di sekitarmu. Jika kita selalu bersyukur, maka kita pun tidak lagi menemukan alasan untuk mengeluh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar