Laman

Rabu, 14 Maret 2012

MEMBERI AWAL MENERIMA...

Seorang pria paruh baya mempunyai sebuah toko makanan ternak yg tidak begitu laku. Makin hari makin sedikit orang yg beli pakan ternak. Dalam keputusasaannya, pria tsb menginvestasikan $5.000 untuk membeli 1000 ekor anak ayam. Para tetangganya langsung mengejek & menganggap pria itu gila. Jual pakan ayam saja, tidak bisa, apalagi jual anak ayam. Mereka lebih heran lagi ketika tahu bahwa pria ini tidak menjual anak ayam tsb. Sebaliknya dia memberikan anak² ayam tsb secara GRATIS kepada pembeli pakan ternaknya. Nyatanya, setelah ada program gratis anak ayam tsb, mulai banyak orang beli ditokonya. Semakin hari ternyata tokonya semakin laris saja. Selidik ternyata pembeli yg menerima anak ayam gratis itu kembali lagi. Tentu saja mereka beli makanan ayam untuk anak ayam gratisan itu. Inilah lingkaran kehidupan. Memberi adalah langkah pertama untuk menerima. "Sayangnya banyak orang selalu berpikir yg sebaliknya menerima dulu, baru berpikir untuk memberi". Petani tidak mungkin menuai jika tidak pernah menabur. Selama ada kesempatan, jadilah orang yg murah hati. Berilah dengan tulus ikhlas. Ingat bahwa hidup ini seperti Gema. Apa yg ditabur, itulah yg dituai. Apa yg diberikan, akan kembali kepada kita, bahkan berlipat 2x. Selalulah memberi. Jangan Iri hati. Taburlah kebajikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar